Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi masyarakat, pembinaan relawan, dan peningkatan keselamatan bangunan.
Baca juga: MQ Iswara Tantang Pengurus IKA Unpad Pengprov Jabar Kontribusi Nyata Tingkatkan Indeks Pembangunan ManusiaKepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung, Adhli Al Afwan Izwar, mengatakan pencegahan harus dimulai dari lingkungan masyarakat dan kebiasaan sehari-hari.
Baca juga: Farhan Dorong Sertifikasi Halal untuk UMKM dan PKL Kota BandungRisiko kebakaran antara lain berasal dari kompor yang ditinggalkan saat memasak, selang gas yang tidak layak, serta instalasi listrik bermasalah.
Baca juga: Kodim 0203/LKT Bangun Jembatan Beton di Kuala Langkat, Progres Capai 10 PersenDiskarmatan juga mendorong pengelola gedung memastikan sistem proteksi kebakaran berfungsi, jalur evakuasi tersedia, dan prosedur keselamatan dipahami penghuni.Adhli menyebutkan, jumlah personel pemadam kebakaran yang tersedia sekitar 300 orang, sedangkan kebutuhan ideal untuk melayani sekitar 2,5 juta penduduk Bandung diperkirakan mencapai 500 personel.
Baca juga: Peduli Kesehatan Warga, Lurah Sidodadi Hendra Kurniawan ST Turun Langsung Bagikan Masker di Jalan HM YaminUntuk memperluas jangkauan pencegahan, Diskarmatan mengembangkan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dan menguji penempatan personel penghubung di Kecamatan Sukasari serta Bojongloa Kidul.Selain edukasi, Diskarmatan bekerja sama dengan kalangan akademisi untuk menyusun indeks ketangguhan kebakaran dan menyiapkan rencana induk sistem proteksi kebakaran.Adhli mengajak masyarakat lebih peduli terhadap potensi bahaya di lingkungan masing-masing, memeriksa peralatan secara berkala, serta memahami langkah pencegahan dan pelaporan ketika terjadi keadaan darurat.Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko kebakaran, meminimalkan kerugian, serta melindungi keselamatan warga Kota Bandung.(Asep/fadly)
Sumber:Humas Kota Bandung
Bagikan: