Kota Cimahi -- DPRD Jabar melalui Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) di Kota Cimahi. Proyek strategis tersebut dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam mengurai kemacetan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Kader Partai Gerindra Jabar Respons Wacana “Percepatan Sejarah” Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ahab Sihabudin, S.H.I., usai melakukan peninjauan langsung progres pembangunan underpass bersama jajaran Komisi IV dan para pemangku kepentingan terkait, Senin (31/8/2026).
Baca juga: Elton Agus Marjan: Program Kerja Dinas Diukur dari Dampaknya di Tengah MasyarakatMenurut Ahab, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak pelaksana, dan unsur terkait menunjukkan bahwa persiapan pembangunan telah berjalan dengan baik dan ditargetkan dapat selesai pada 28 Desember 2026.
Baca juga: Rencana Konektivitas Wilayah Di Tahun 2027 Jalan Produksi Harus Jadi Perhatian“Setelah kami melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, baik dari pemerintah maupun pelaksana pekerjaan, Alhamdulillah persiapan pembangunan underpass ini sudah sangat matang. Insyaallah target penyelesaian pada 28 Desember 2026 dapat tercapai,” kata Ahab.
Baca juga: Budaya Daerah Kabupaten Garut Harus Tetap LestariAhab, dalam keterangannya mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera diselesaikan, salah satunya terkait perizinan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) yang hingga saat ini masih dalam proses.Komisi IV DPRD Jawa Barat siap mengambil langkah proaktif dengan berkoordinasi langsung kepada DJKA agar proses perizinan dapat segera dituntaskan dan tidak menghambat jadwal pembangunan yang telah ditetapkan.“Kami khawatir apabila proses perizinan ini berlarut-larut, maka akan berdampak pada target penyelesaian proyek. Padahal pembangunan underpass ini sangat dibutuhkan masyarakat karena berkaitan langsung dengan mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di kawasan Cimahi,” jelas Ahab.Keberadaan Underpass Gatot Subroto sambung Ahab nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana infrastruktur transportasi, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.“Harapan kami, underpass ini mampu mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan di Kota Cimahi. Ketika arus lalu lintas lebih lancar, maka aktivitas masyarakat juga semakin produktif dan pada akhirnya dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.Selain mendorong percepatan pembangunan, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga menaruh perhatian besar terhadap kualitas pekerjaan konstruksi. Untuk itu, Ahab meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari konsultan pengawas, UPT terkait, hingga pelaksana proyek, untuk menjalankan tugasnya secara maksimal dan profesional.Ahab , dalam bagian lain keterangannya mengatakan pengawasan yang ketat sangat diperlukan agar kualitas pembangunan tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.“Kami meminta konsultan pengawas dan pihak terkait untuk melakukan pengawasan secara intensif. Jangan sampai kualitas pembangunan menurun karena hal tersebut akan berdampak pada usia layanan infrastruktur itu sendiri. Kami juga mengingatkan pelaksana proyek agar tetap menjaga standar mutu sesuai perencanaan,” jelas AhabAhab, dalam bagian lain keterangannya mengatakan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang pembangunan infrastruktur, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan akan terus mendukung seluruh tahapan pembangunan Underpass Gatot Subroto hingga tuntas, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya." Komisi IV DPRD Jawa Barat mendukung penuh proses pembangunan underpass ini agar dapat selesai tepat waktu, berkualitas, dan benar-benar menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” ujar Ahab.(Nr)
Bagikan: