1 Sep, 2026

Wali Kota Wesly Didampingi Kepala BPKPD Alwi Lumbangaol Hadiri Seminar Rembug Fiskal Tingkatkan PAD

Indofakta.com, 2026-08-31 22:24:52 WIB

Bagikan:

  PEMATANGSIANTAR - Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Alwi Andrian Lumbangaol SSTP, menghadiri Seminar Rembug Fiskal. Acara ini diselenggarakan di Harris Hotel & Suites Nagoya Batam, Jalan Nagoya Thamrin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada tanggal 26-27 Agustus 2026. Seminar yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini diselenggarakan oleh Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Baca juga: Bupati Simalungun Tinjau Pengaspalan Ruas di Kecamatan Gunung Maligas, Pastikan Infrastruktur Berkualitas

Wesly menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mendorong penguatan PAD melalui inovasi dan digitalisasi pengelolaan pajak. Upaya ini dianggap krusial untuk memperkuat fiskal daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

Seminar ini diikuti oleh 24 anggota Komwil I APEKSI. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, selaku Ketua Komwil I APEKSI, secara resmi membuka seminar tersebut. Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah kota untuk memperkuat komunikasi, bertukar pengalaman, serta membahas praktik terbaik dalam menghadapi tantangan fiskal daerah.

Baca juga: Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital

Pembahasan dalam forum mencakup optimalisasi PAD, investasi, pertumbuhan ekonomi, penguatan sinergi antar pemerintah kota, serta pemanfaatan teknologi digital. Para peserta juga menyoroti pentingnya inovasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Wesly berpendapat bahwa penguatan fiskal tidak cukup hanya dengan mengejar peningkatan penerimaan. Pemerintah daerah perlu memperbaiki tata kelola pendapatan agar hasilnya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca juga: Peresmian Pengembangan Operasional Produksi PT UOI di KEK Sei Mangkei, Bupati Simalungun: Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, Dunia Usaha dan Masyarakat

“Pemerintah Kota Pematangsiantar terus mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pendapatan daerah. Yang paling penting, penguatan fiskal ini tidak hanya berhenti pada peningkatan penerimaan, tetapi harus bermuara pada pelayanan dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) antar pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI. Kerja sama ini membuka peluang penerapan dan pengembangan inovasi digital dalam pengelolaan pajak daerah melalui sistem terintegrasi.

Wesly menilai kerja sama QRESTO menjadi momentum bagi Pemko Pematangsiantar untuk memperluas penerapan inovasi sekaligus berbagi pengalaman dengan pemerintah kota lain. Digitalisasi pendapatan diarahkan untuk meningkatkan efektivitas penerimaan, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I APEKSI di Kota Banda Aceh, yang dilaksanakan pada April 2026 lalu. Musyawarah tersebut menghasilkan Program Kerja Tahun 2026. Menurutnya, forum ini memperkuat kerja sama antar pemerintah kota serta mengoptimalkan potensi fiskal melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik.

"Kami mengucapkan terima kasih atas penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Duplikasi Aplikasi QRESTO, yang merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama 24 pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI,"ujar Rico.

Ia menjelaskan "QRESTO adalah inovasi digital yang memisahkan omzet usaha dan kewajiban pajak sejak transaksi, memantau transaksi secara real-time, serta memastikan penerimaan pajak tercatat dan disetorkan ke RKUD pada hari yang sama.".tandasnya. (Harianto Girsang)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online