21 Rumah untuk Korban Pergeseran Tanah di Majalengka Dibangun Pemprov Jabar
Majalengka -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun 21 unit rumah bagi warga terdampak bencana pergeseran tanah dan kebakaran di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari-Ngaprak Lembur #3 yang digelar Jumat (6/11/2026).
Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan pembangunan bertujuan memberikan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi warga terdampak.
"Pembangunan rumah ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan kembali hunian yang layak, aman, dan nyaman," ujar Dedi.
Kawasan hunian direncanakan terintegrasi dengan Desa Kampung Budaya Sunda. Konsep ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal serta membuka peluang pengembangan sosial dan ekonomi.
Pembangunan 21 unit rumah akan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan gabungan perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jabar melalui program Poe Ibu.
Kolaborasi lintas perangkat daerah tersebut mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal Sunda, yakni silih asah, silih asih, dan silih asuh.
"Integrasi dengan Desa Kampung Budaya Sunda diharapkan turut memperkuat identitas budaya lokal serta menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis, produktif, dan berdaya," katanya.(Nur)