Kota Bandung – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menggandeng Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) untuk memperkuat pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui program PINTAR.
Baca juga: Jakarta Menuju Air Siap Minum, Pipa Tua dan NRW Jadi TantanganProgram Pendampingan IKM Naik Tingkat, Adaptif, dan Resilien (PINTAR) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu mengembangkan bisnis, beradaptasi dengan perubahan pasar, serta meningkatkan daya saing.
Baca juga: Harga Emas Antam Naik Tipis Lagi, 1 Gram Tembus Rp2.655.000Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dekan SBM ITB dan Kepala Disdagin Kota Bandung. Kerja sama ini mencakup penelitian kolaboratif, pengembangan materi pembinaan, serta pendampingan usaha dan penguatan kewirausahaan.Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Industri Disdagin Kota Bandung, Muhammad Qadafi, mengatakan program PINTAR dirancang agar pendampingan IKM lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Baca juga: 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut, Tekanan Terberat pada UKM“Melalui program PINTAR, kami ingin pendampingan IKM binaan Kota Bandung semakin terarah dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas usaha, sehingga IKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan meningkatkan daya saingnya,” ujar Qadafi, Jumat (23/10/2026).
Baca juga: APKOMINDO dan APTIKNAS Siap Bersinergi Sukseskan Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026, Mendorong Indonesia Menjadi Pusat Inovasi Aplikasi Digital DuniaMelalui kerja sama ini, dukungan akademik SBM ITB diharapkan dapat membantu pelaku IKM memperbaiki pengelolaan bisnis, meningkatkan kualitas produk, dan menyusun strategi usaha yang lebih efektif.Program PINTAR juga diharapkan menghasilkan pola pendampingan yang lebih terukur dan berbasis kebutuhan nyata, sehingga IKM binaan Disdagin Kota Bandung semakin adaptif dan mampu bersaing di tengah dinamika pasar.(Fadly/jnl)
Sumber:Humas Kota Bandung
Bagikan: