Adikarya Parlemen
Baca juga: Aswan Asep Wawan Dorong Penanganan Sanitasi Berbasis Data di Kecamatan AntapaniBandung - Semangat Nasionalisme bagi seluruh masyarakat harus terus digelorakan, terutama bagi kalangan generasi muda. Oleh karenanya program pendidikan politik harus menjadi program rutin.
Baca juga: DPRD Jabar Kawal Percepatan Underpass Gatot Subroto CimahiPendidikan politik untuk menjaga nasionalisme, harus terus dilakukan secara masif. " guna mewujudkan harapan itu dibutuhkan partisipasi semua pihak.
Baca juga: Demi Kepastian Hukum Pinjaman Daerah Pansus XVII DPRD Provinsi Jawa Barat Ke Direktorat Bina BangdaHal ini, diungkapkan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Ir. Prasetyawati, MM, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.
Baca juga: Raperda Gedung RSUD dan Inspektorat Disahkan, Perubahan KUA PPAS 2026 dan KUA PPAS 2027 DisepakatiPrasetyawati, yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Bogor dalam keterangannya mengatakan bagi DPRD Jabar, komitmen tersebut tak perlu diragukan lagi. Pasalnya saat ini telah rutin mempunyai program yang digelar di Daerah Pemilihan ( Dapil). Kegiatan tersebut adalah pendidikan politik demokrasi.Pendidikan politik demokrasi, dalam konteks pendidikan politik secara umum merupakan upaya untuk meningkatkan Indeks Demokrasi Indonesia ( IDI), apalagi di Jabar dengan merujuk pada data BPS tahun 2026., realisasinya IDI di Jabar pada tahun 2025 baru mencapai 80,86 point."diyakini melalui pendidikan politik demokrasi dapat meningkatkan IDI di Jabar" kata Prasetyawati.Pendidikan politik demokrasi, yang digelar di Kabupaten Bogor yang berlangsung pada Agustus 2026, diselenggarakan dengan sasaran siswa SMA dan SMK di beberapa sekolah.Pada kegiatan tersebut, siswa menjadi sasaran pada kehidupan pendidikan politik demokrasi itu dimaksudkan untuk membangun kesadaran politik di kalangan generasi muda." melalui terbangunnya kesadaran politik di kalangan generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan Nasionalisme di kalangan generasi muda" jelas Prasetyawati.Prasetyawati, dalam keterangannya mengatakan melalui pendidikan politik demokrasi dalam rangka menumbuhkan Nasionalisme, diharapkan tumbuh karakter untuk membangun bangsa antara lain disiplin, integritas, kepedulian dan tanggung jawab " jelas Prasetyawati.Bagi kalangan generasi muda salah satu wujud peduli terhadap lingkungan yaitu mempunyai kemampuan berpartisipasi dalam program pembangunan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.
Prasetyawati, dalam keterangannya menambahkan untuk mewujudkan harapan itu, berbagai upaya yang harus dibangun diantaranya literasi politik.Upaya ini perlu dilakukan agar masyarakat terutama generasi muda dapat menyaring informasi sehingga informasi hoax apalagi isinya mengganggu stabilitas persatuan dan kesatuan bangsa.Upaya lain, yang harus direalisasikan melalui pendidikan politik demokrasi, masyarakat harus bisa berpikir kritis.Selanjutnya, melalui pendidikan politik demokrasi harus dibangun etika politik, salah satu sikap yang harus ditumbuhkan sikap toleran yaitu dapat menghargai perbedaan pendapat.Prasetyawati, dalam bagian lain keterangannya mengatakan melalui pendidikan politik demokrasi, generasi muda diingatkan untuk menggunakan hak pilih ketika ada agenda pemilihan mulai Pemilu Presiden, Pemilu legislatif dan Pilkada.Berbagai partisipasi di kalangan generasi muda yang didukung oleh wawasan kebangsaan yang salah satunya diperoleh dari sosialisasi pendidikan politik demokrasi, generasi muda di kemudian hari harus menjadi penentu kemajuan bangsa.
Generasi muda dalam konteks harapan itu jangan hanya dalam posisi ditentukan." Hal ini artinya melalui pendidikan politik demokrasi masyarakat dalam konteks pembangunan bangsa tak hanya berperan sebagai objek pembangunan tetapi harus juga subjek pembangunan" ujar Prasetyawati" .(Adv)
Bagikan: