5 Nov, 2026

BPBD Imbau Warga Bandung Siaga, Kenali Ciri Sungai Meluap dan Jalur Evakuasi

Indofakta.com, 2026-11-05 06:05:04 WIB

Bagikan:

Kota Bnadung -- Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Pemkot Bandung Tertibkan 48 Bangli di Soekarno-Hatta, Kembalikan Fungsi Trotoar

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan potensi tanah longsor umumnya berada di kawasan utara, mulai dari Cidadap hingga Cibiru dan Ujungberung. Sedangkan potensi banjir tersebar di kawasan tengah hingga utara.

Baca juga: Ribuan PJU Terpasang di Priangan Timur, Pemprov Jabar Gelontorkan Rp48,3 Miliar

Didi menyebut ada dua pendekatan mitigasi. Pertama, pemeliharaan infrastruktur drainase dan saluran air agar kapasitas tetap optimal. Saat ini Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) terus melakukan pengerukan.

Baca juga: Pemkot Bandung Perketat Pengawasan MBG, Farhan Tegaskan Hanya Jadi Wasit

Kedua, kesiapsiagaan masyarakat, terutama warga di sekitar sempadan sungai untuk mengenali tanda kenaikan debit air dan menyiapkan rencana evakuasi.

"Kenali ciri-ciri sungai ketika akan meluap. Kemudian, sudah punya rencana harus evakuasi ke mana dan bagaimana pengamanan asetnya," ujar Didi di Balai Kota, Senin (2/11/2026).

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Dengan Media Gaungkan Pentingnya Perlindungan Bagi Pekerja

Dalam sepekan terakhir, BPBD mencatat dua kejadian longsor di Cikalintu dan Cidadap, serta genangan di Margacinta dan tiga titik di Kopo saat hujan deras.

Didi mengingatkan setiap jenis bencana memiliki pola evakuasi berbeda.

"Kalau angin kencang, masyarakat harus berlindung di dalam rumah. Sementara kalau gempa, harus keluar rumah," tuturnya.

Ia juga meminta warga tidak menerobos genangan air saat hujan deras karena membahayakan keselamatan.(Fadly/jnl)

 

Sumber:Humas Kota Bandung

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online