30 Oct, 2026

Bupati Samosir Salurkan 1,25 Juta Bibit Kopi untuk 245 Kelompok Tani

Indofakta.com, 2026-10-30 13:52:32 WIB

Bagikan:

Samosir -- Pemkab Samosir memperkuat pengembangan kopi dengan menyalurkan 1.250.000 bibit kopi kepada 245 kelompok tani untuk lahan seluas 1.250 hektare di sembilan kecamatan.

Baca juga: Pemkab Samosir Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Serahkan 781 SK PPPK Paruh Waktu

Penyaluran ditandai pelepasan truk pengangkut bibit oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wabup Ariston Tua Sidauruk dan Forkopimda dari halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kamis (29/10/2026).

Baca juga: Bupati Samosir Paparkan Potensi Desa Sabulan dalam Penilaian Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026

Bantuan bersumber dari DIPA Ditjen Perkebunan Kementan RI Tahun 2026. Selain bibit, ada bantuan pembuatan lubang tanam Rp1.170.000 per hektare dengan total Rp1,4 miliar lebih, plus pupuk organik cair dan granul.

Baca juga: Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Tim Satgas PRR: Realisasi Tambahan TKD Capai 45,81 Persen

Bupati Vandiko menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat.

Baca juga: Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Simalungun: Bangun Generasi yang Patriotik, Gigih dan Berempati

"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Samosir. Kita patut bersyukur karena mendapat dukungan yang cukup besar, mulai dari bibit, pupuk hingga bantuan pembuatan lubang tanam," ujar Vandiko.

Vandiko menyebut program ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pertanian untuk perluasan perkebunan kopi.

Ia meminta kelompok tani komitmen menanam, merawat, hingga menghasilkan. Pemkab siapkan pendampingan lewat PPL.

"Apa yang sudah kita terima, mari kita tanam dan rawat dengan baik. Kalau ada kendala, jangan ragu berkoordinasi dengan PPL," tegasnya.

Vandiko juga mengingatkan bantuan jangan diperjualbelikan. Pengawasan akan dilakukan bersama aparat penegak hukum.

"Jangan sampai bantuan ini dijual atau digunakan tidak sesuai peruntukan," ujarnya.

Kadis Ketapang Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom menjelaskan, 1.250 hektare itu terdiri dari 680 ha tanam baru dan 570 ha peremajaan kopi rusak/meranggas. Bibit yang disalurkan jenis Arabika Gayo 3 yang adaptif di Samosir.

"Prinsipnya adalah tanam, rawat dan panen," ujar Tumiur.

Luas kebun kopi Samosir hingga kini mendekati 8.000 hektare sejak pengembangan dimulai 2022.

Penyaluran bibit dimulai 26 Oktober di Pangururan, Harian, dan Simanindo dan akan selesai dalam 10 hari secara bertahap.

Forkopimda mendukung penuh. Danramil Pangururan, Kasat Binmas Polres Samosir Priston Simbolon, dan Kasi Intel Kejari Samosir Juna Karokaro menyatakan akan mengawal agar bantuan tepat sasaran.

Petani menyambut antusias. Ketua Poktan Suka Tani Desa Sihusapi Aratua Ambarita mengaku kelompoknya menerima 40.000 batang.

"Kami percaya ini juga atas usulan Bupati Samosir. Kepedulian Bapak Bupati kepada petani sangat kami rasakan," ujarnya.(Sts)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online