18 Oct, 2026

Pemkot Bandung Siap Kolaborasi dengan PSSI Jabar, Farhan: Pembinaan Harus Optimal dan Berkelanjutan

Indofakta.com, 2026-10-18 14:17:47 WIB

Bagikan:

Kota Bandung --  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap berkolaborasi dengan PSSI Jawa Barat untuk memastikan pembinaan sepak bola berjalan optimal dan berkelanjutan.

Baca juga: Pemprov Jabar Bakal Beri Pelatihan Bahasa Asing Bagi Masyarakat Desa

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Farhan, saat menghadiri pengukuhan Ketua PSSI Jawa Barat di Hotel Horison Kota Bandung, Sabtu 17 Oktober 2026.

Baca juga: Chairum Lubis SH: Pererat Silaturahmi Media dan Kepolisian

"Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan sepenuhnya untuk kesuksesan kinerja PSSI Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Pak Buky," kata Farhan.

Baca juga: Farhan Tegaskan ASN Bandung Wajib Jaga Etika dan Integritas

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi sepak bola dapat melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu memperkuat tim kota, kabupaten hingga tim Jawa Barat.

Baca juga: Farhan Pastikan Distribusi BBM di Bandung Aman

Menurutnya, pembinaan yang terarah menjadi salah satu kunci untuk membangun ekosistem sepak bola yang kuat sekaligus membuka peluang bagi generasi muda di Jawa Barat.

Erick Thohir Tekankan Persatuan

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menekankan pentingnya persatuan dan kekompakan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sepak bola Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Ia menilai dukungan pemerintah daerah, DPRD, KONI, dan seluruh elemen sepak bola menjadi modal penting untuk memperluas pembinaan dari tingkat paling dasar.

"Tidak mungkin membangun sesuatu dengan perpecahan. Aklamasi bukan diartikan hal yang negatif ketika semua voter bersatu, pemerintah daerah bersatu, KONI mendukung dan semua stakeholder sepak bolanya mendukung," ujar Erick.

Erick menyebut Jawa Barat memiliki potensi besar dengan jumlah penduduk sekitar 51,7 juta jiwa. Potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan jumlah wasit, pelatih, serta akses pembinaan sepak bola bagi anak-anak sejak usia dini.

Ia mendorong penguatan kerja sama dengan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebagai salah satu langkah untuk memperluas pembinaan pemain dan sumber daya manusia sepak bola.

Menurut Erick, pembangunan sepak bola Indonesia ke depan tidak cukup hanya berfokus pada kompetisi liga dan tim nasional. Pembinaan dari tingkat daerah dan provinsi juga perlu mendapat perhatian agar fondasi sepak bola nasional semakin kuat.

"Untuk membangun sepak bola Indonesia harus dari tingkat daerah dan provinsi agar fondasi sepak bola Nasional bisa semakin kuat," tuturnya.(Asep/fadly)

Sumber:Humas Kota Bandung

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online