Adikarya Parlemen
Baca juga: Ragam Aspirasi Masih Dominan Dalam Kegiatan Pengawasan PemerintahanBandung -- Keberhasilan pembangunan ekonomi salah satunya didukung oleh Keberhasilan di sektor perdagangan,
Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Sinergitas PembangunanDPRD Jabar, untuk sektor perdagangan dalam rekomendasi LKPJ Gubernur Jabar tahun 2025, yang disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Jabar pada pertengahan Mei 2026 menyampaikan rekomendasi yaitu perbaikan tata kelola perdagangannya.
Baca juga: Legislatif Jabar Tanggapi Rencana Revitalisasi Keraton di CirebonSalah satu hal yang diperbaiki, setelah dilakukan uji petik di lapangan, adalah perbaikan sarana dan prasarana uang mendukung keberlangsungan sektor perdagangan.
Baca juga: Milangkala Tatar Sunda Momentum Memantapkan Jabar IstimewaPembenahan itu harus dilakukan adalah melakukan perbaikan atas kondisi pasar tradisional.
Guna mewujudkan Keberhasilan di sektor perdagangan , pemerintah harus memperhatikan pelaku usaha yang bergerak di sektor perdagangan , salah satunya para pedagang.Hal tersebut , diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Jabar, Dede Kusdinar, dalam keterangan kepada media, baru-baru ini.Dede, dalam keterangannya mengatakan di Jabar sebaran pasar tradisional tersebar di seluruh Kabupaten/Kota khusus di Kabupaten Garut, jumlah pasar tradisional berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pemkab setempat mencapai 200 unit dengan jumlah pedagang mencapai 200 orang.^dengan memperhatikan sampel di salah satu Kabupaten saja pasar tradisional dengan para pelaku usahanya , pasar tradisional memegang peranan penting baik dari aspek penyedia kebutuhan pokok masyarakat maupun sebagai tempat mencari nafkah sebagian masyarakat ^ kata Dede,Dede, dalam keterangan mengatakan saat kondisi pasar tradisional menghadapi sejumlah tantangan, antara lain : kondisi fisik bangunan yang sudah rusak, lingkungan yang kumuh serta trend penjualan yang kian berkurang akibat persaingan dengan pasar modern dan perdagangan secara online,Pemerintah , dilatarbelangi oleh kondisi itu, dalam rangka pembinaan harus menyelesaikan persoalan tersebut.Dede, dalam keterangannya mengatakan program revitalisasi pasar tradisional merupakan solusi untuk memperbaiki kondisi pasar tradisional. Namun, karena keterbatasan anggaran program revitalisasi pasar tradisional, baru dilaksanakan sebagian dan dilaksanakan secara bertahap.Dede, yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Garut , dalam keterangannya mengatakan di Kabupaten Garut, untuk Pasar Induk yaitu Pasar Ciawitali sudah dilakukan revitalisasi.Namun, sebagian pedagang di pasar itu masih mengeluhkan persoalan yaitu mahal harga kios dari pengembang.
Harapan dari pihak legislatif Jabar, pemerintah harus memfasilitasi agar pengembang tidak memberlakukan harus kios yang memberatkan pedagang."Idealnya perlu dilakukan proses musyawarah antara pedagang dan pengembang untuk menentukan harga kios" kata Dede.Dede, dan bagian lain keterangannya mengatakan dalam rangka pembinaan pasar tradisional pemerintah harus kontinu memfasiitasi sertifikasi SNI untuk pasar tradisional.(Adv)
Bagikan: