21 May, 2026

DPRD Jawa Barat Berharap Pembangunan Rumah Panggung di Kota Bekasi Terus Berlanjut

Indofakta.com, 2026-05-05 15:48:57 WIB

Bagikan:

Kota Bekasi -- Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, M Faizin, berharap pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi bisa terus berlanjut agar bantuan tersebut bisa disalurkan secara merata ke seluruh warga terdampak banjir.

Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Penetapan 18 Mei Hari Tatar Sunda

Pasalnya, masih terdapat sekitar 80 warga terdampak banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi yang membutuhkan rumah panggung tersebut. Pada tahun ini, baru 10 unit rumah panggung yang dibangun di kawasan tersebut. Sementara tahun sebelumnya, baru sekitar 8 unit rumah panggung yang sudah dibangun.

Baca juga: Rekomendasi LKPJ Gubernur Jabar Tahun 2025 Di Sektor Pendapatan Harus Jadi Perhatian

“Kami berharap program ini bisa terus dikembangkan agar seluruh warga terdampak banjir dapat merasakan solusi yang sama. Sehingga dampak banjir bisa diminimalisir secara signifikan,” kata M Faizin usai meninjau langsung progres pembangunan rumah panggung di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi, Selasa (5/5/2026).

Faizin, dalam keterangannya mengatakan mengingat masih banyak warga terdampak banjir yang belum mendapatkan bantuan rumah panggung, pihaknya berharap program ini terus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jabar.

Baca juga: Legislatif Dukung Kebijakan Gubernur Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Wilayah Provinsi Jawa Barat

Kawasan tersebut merupakan wilayah yang hampir setiap tahun dilanda banjir. Kondisi ini membuat masyarakat membutuhkan solusi hunian yang lebih aman dan adaptif terhadap bencana.

Baca juga: Kang Edwin Senjaya Tebar Bantuan Sarana Olahraga hingga Sekolah Anak Kurang Mampu di Margasari

“Daerah ini langganan banjir setiap tahun, dengan konsep rumah panggung ini diharapkan warga tetap aman meskipun air menggenangi bagian bawah rumah,” kata Faizin.

Program rumah panggung ini, sambung Faizin merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Provinsi Jabar sebagai solusi konkret bagi masyarakat terdampak banjir. Melalui anggaran sekitar Rp125 juta perunit, pembangunan rumah tidak hanya memperhatikan aspek keamanan, tetapi juga kenyamanan penghuni.

Rumah panggung yang dibangun memiliki desain yang lebih terbuka pada bagian bawah. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang tambahan. Selain itu, struktur bangunan menggunakan material beton pracetak dengan standar nasional (SNI), yang dinilai kuat dan layak huni.

“Proses pemasangan struktur utama bahkan bisa dilakukan hanya dalam dua hari, dan secara keseluruhan pembangunan selesai dalam waktu sekitar empat bulan hingga siap dihuni,” tutup Faizin(adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online