15 Apr, 2026

Kejar Adipura, Kadis LH Samosir Turun Tangan Pilah Sampah di Belakang Kantor yang Viral

Indofakta.com, 2026-04-13 05:16:59 WIB

Bagikan:

Samosir, — Upaya mengejar predikat kabupaten bersih lewat penghargaan Adipura di Kabupaten Samosir kini dilakukan dengan cara tak biasa. Di tengah sorotan publik terhadap lokasi pengumpulan sampah yang viral, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samosir, Edison Pasaribu, justru turun langsung memilah sampah bersama pegawainya.

Baca juga: Tingkatkan Keaktifan Peserta Pertahankan UHC, Pemkab Simalungun Gelar Forum Komunikasi

Pemandangan itu terlihat pada Minggu (12/4/2026), saat sejumlah wartawan dari komunitas Warkop Jurnalis Samosir mengunjungi lokasi pengumpulan sampah di belakang kantor DLH Samosir. Di sana, Edison Pasaribu tampak bekerja bersama istrinya dan beberapa pegawai, memilah tumpukan sampah yang disebut berasal dari sekitar 11 truk, mayoritas dari hotel.

Baca juga: Hadiri Rakon Program MBG, Wakil Bupati Simalungun Tegaskan Pengawasan dan Kolaborasi

Edison mengungkapkan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan agar Kabupaten Samosir bisa meraih piagam Adipura. Ia mengakui, keterbatasan anggaran menjadi alasan utama dirinya dan jajaran harus turun langsung ke lapangan.

Baca juga: Laspayer Sipayung Siap Mundur Jika Kedai Intan Sipangkar Tak Dibongkar

“Ini kita lakukan karena belum ada anggaran khusus. Jadi sementara dikerjakan secara sukarela. Ada juga beberapa masyarakat yang ikut memulung di sini,” ujarnya.

Saat disinggung mengapa fasilitas pemilahan belum dibangun secara layak, Edison menjelaskan bahwa kegiatan ini masih dalam tahap uji coba. Menurutnya, langkah cepat perlu dilakukan karena akan ada tim survei yang datang meninjau kondisi lapangan.

Baca juga: Hasil Kolaborasi Sumut Berkah, Bupati Samosir Serahkan Bantuan Bibit Pengembangan Cabai dan Bawang Merah

Tak hanya itu, DLH Samosir juga tengah mendorong program pengelolaan sampah berbasis nilai ekonomis. Edison menargetkan, ke depan hanya sekitar 20 persen sampah yang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Nantinya kita bercita-cita, sampah yang diantar ke TPA hanya 20 persen,” katanya.

Ia juga menjelaskan, pemilihan lokasi di belakang kantor DLH dilakukan karena belum ada masyarakat yang bersedia menyediakan lahan. Bahkan, istrinya disebut turut dilibatkan sebagai ketua bank sampah karena minimnya pihak yang bersedia mengelola.

Sementara itu, terkait penebangan pohon di area tersebut yang sempat menjadi pertanyaan, Edison menyebut kayu dari pohon itu akan dimanfaatkan sebagai bahan pembangunan fasilitas bank sampah dan tempat pemilahan.

Meski menuai perhatian, Edison berharap langkah yang dilakukan saat ini dapat menjadi awal perubahan sistem pengelolaan sampah di Samosir. Ia pun optimistis, dengan kerja keras dan keterlibatan berbagai pihak, impian meraih Adipura dapat terwujud sesuai harapan Bupati Samosir.(Jst)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online