29 Oct, 2026

Program Gentengisasi Di Jabar Harus Jadi Percontohan

Indofakta.com, 2026-10-29 09:09:06 WIB

Bagikan:

Adikarya Parlemen

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Dan Kesehatan Mental Dalam Lingkungan Kerja Sehat

BANDUNG -- Program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yaitu  â€˜gentengisasi’ atau penggunaan atap genteng  pada bangunan, kini telah menunjukkan perkembangan perkembangannya.

Baca juga: Kondisi Sampah Di Kabupaten Garut Harus Jadi Perhatian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada 8 November 2026, sudah dijadwalkan program itu akan diluncurkan di Kabupaten Majalengka.

Baca juga: Dokling Gerindra Jabar Layani 265 Warga di Kota Bekasi

Pihak legislatif Jabar berharap peluncuran program gentengisasi dengan diluncurkannya  di Kabupaten Majalengka harus  menjadi percontohan untuk daerah lainnya di Indonesia mengingat program tersebut merupakan program nasional.

Baca juga: Pandangan Umum Fraksi PKS untuk 4 Raperda Baru Usulan Wali Kota Bandung

Hal demikian, diungkapkan Anggota Komisi 2 DPRD Jabar, Dede Kusdinar, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Dede,  dalam keterangannya mengatakan sangatlah realistis jika Pemerintah Pusat meluncurkan program ini di Kabupaten Majalengka, Jabar. Pasalnya di daerah ini telah lama berkembang produk genteng.

" melalui program gentengisasi yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tentunya  membawa manfaat yaitu memperkuat industri dalam negeri yaitu industri genteng" kata Dede.

Dede, dalam keterangannya mengatakan saat ini industri genteng selain dibuat oleh industri berskala menengah ada juga dibuat oleh UMKM, namun genteng yang dibuat oleh beragam skala usaha , keberlangsungan pembuatan produk genteng keberlangsungannya harus dijaga.

" Keberlangsungan pembuatan genteng jelas memperluas lapak kerja" kata Dede.

Dede, dalam keterangannya mengatakan  program gentengisasi mempunyai prospek dari sisi penggunaan. Saat ini, pemerintah di berbagai daerah salah satunya Provinsi Jabar tengah concern pada pembangunan infrastruktur.

Salah satu pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas adalah infrastruktur permukiman, mulai dari rutilahu, program 3 juta rumah dan program rumah bersubsidi.

" dengan penguatan program infrastruktur permukiman tersebut tentunya dapat menggunakan genteng sehingga dapat meningkatkan jumlah genteng yang digunakan " kata Dede.

Dede, dalam keterangannya mengatakan berkenaan dengan rencana peluncuran gentengisasi pada Bulan November 2026, yang dijadwalkan akan melibatkan 300 UMKM, diharapkan pelibatan UMKM harus berjalan secara berkesinambungan.

Harapannya, dengan peluncuran program gentengisasi di Kabupaten Majalengka, juga dapat memberikan kontribusi untuk daerah lainnya yang saat ini sudah mengembangkan industri genteng, salah satunya Kabupaten Purwakarta.

"semoga saja perluasan penggunaan genteng dapat memperluas industri genteng di daerah lainnya" ujar Dede.(Adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online