Kota Bandung -- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pembangunan Kota Bandung tidak boleh berhenti hanya karena ganti wali kota.
Baca juga: ?Menebus Batas Kepulauan, KRI Bung Karno - 369 Kawal Rupiah Menjangkau Pelosok NegriProgram yang sudah bagus dan dirasakan manfaatnya oleh warga harus tetap dilanjutkan.
Baca juga: Perkuat Penjagaan Laut Sumatera Utara, Kodaeral I dan Bea Cukai Satukan Langkah Lawan Penyelundupan?Hal itu disampaikan Farhan saat membuka Pelatihan Prakarsa Batch 2 di Novotel Bandung, Rabu (28/10/2026).
Baca juga: Lepas 1.366 Atlet Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bandung Farhan Teriakkan 'Juarakeun!'Menurut Farhan, banyak program warisan pemimpin sebelumnya yang harus dijaga kesinambungannya."Apa yang sudah dirintis oleh para wali kota sebelum saya, baik PPK, warisan dari KPU ini. Kang Pisman warisan dari Mang Oded. Pemberesan kabel warisan dari Mang Yana. Diteruskan. Tidak boleh ada yang diputus," tegas Farhan.
Baca juga: Dua Korban Tewas dalam Pengeroyokan di Pasar Caringin, Farhan Soroti Keamanan WilayahFarhan menyebut beberapa program yang terus dilanjutkan:1. Kang Pisman - Program pengelolaan sampah warisan Mang Oded.
2. Buruan Sae - Program ketahanan pangan berbasis masyarakat.
3. Penataan Kabel Udara - Warisan dari Mang Yana.Namun, lanjut tidak berarti tanpa perubahan. Pemkot bisa mengevaluasi dan menyempurnakan agar tetap relevan dengan kebutuhan warga."Pemerintah tidak perlu selalu memulai dari awal setiap kali ganti kepemimpinan," katanya.Farhan mendorong aparatur Pemkot Bandung merancang program berbasis data dan kebutuhan masyarakat, serta evaluasi berkala agar hasilnya terukur.(Asep/fadly/jnl)
Sumber:Humas Kota Bandung
Bagikan: