SAMOSIR - Desa Sabulan, yang terletak di Kecamatan Sitiotio, memiliki potensi yang melampaui keindahan panorama Danau Toba. Di balik hamparan persawahan terasering, Bukit Sipatungan, serta bentang alam yang menghadap Danau Toba, Sabulan menyimpan jejak sejarah, situs budaya, tradisi, dan potensi ekonomi masyarakat yang merupakan modal penting untuk dikembangkan.
Baca juga: Kodim 0212/TS Percepat Pembangunan Jembatan Beton di Sampuran, Progres Capai 60,10 PersenPotensi ini kini diarahkan menjadi kekuatan baru melalui pengusulan Desa Sabulan sebagai Kampung Kreatif Sumut Berkah, sebuah program yang diinisiasi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution. Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut dan mempersiapkan Sabulan agar dapat memenuhi seluruh tahapan penilaian dan verifikasi.
Baca juga: Bupati Minta Dukungan Alsintan dan Irigasi Untuk Pengembangan Bawang Putih hingga 2000 HektarePengembangan Sabulan dirancang secara terintegrasi, menggabungkan potensi budaya dan seni lokal, alam dan pariwisata, kerajinan dan industri kreatif, sumber daya manusia, pertanian, UMKM, infrastruktur, hingga teknologi. Konsep ini diharapkan tidak hanya menata kawasan, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjadi pelaku utama dalam pengembangan ekonomi dan pariwisata desa.
Baca juga: Samosir Siap Perluas Pengembangan Bawang Putih hingga 2.000 Hektare, Bupati Minta Dukungan Alsintan dan IrigasiUntuk memastikan kesesuaian antara proposal dengan kondisi faktual di lapangan, Tim Verifikasi dan Validasi Kampung Kreatif Sumut Berkah, yang dipimpin oleh Ketua Tim Benny P. Girsang, turun langsung meninjau Desa Sabulan pada Jumat (09/10/2026). Tim tersebut didampingi oleh Kabid Sarpras Bapperida Yanti Ompusunggu, Kabid Perencanaan Perekonomian Rikardo Simbolon, Camat Sitiotio Josro Tamba, Kepala Dinas Perkim Golfried Harianja, Kepala Dinas Sosial dan PMD Hans Rikardo Sidabutar, serta sejumlah OPD terkait, Ketua LAB Pantas M. Sinaga, Kepala Desa, dan masyarakat setempat.Kehadiran tim verifikasi disambut hangat oleh masyarakat Desa Sabulan. Pemerintah desa bersama masyarakat menyatakan dukungan terhadap program tersebut, termasuk kesiapan dalam mendukung penyediaan dan penataan lahan yang dibutuhkan. Masyarakat Desa Sabulan sangat mengharapkan perhatian Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, untuk menjadikan Sabulan sebagai Kampung Kreatif Sumut Berkah.
Baca juga: Bapenda Samosir Bersama Polres dan Samsat Jemput Bola Tingkatkan Kepatuhan Pajak KendaraanCamat Sitiotio, Josro Tamba, berharap Sabulan dapat memperoleh kesempatan untuk dikembangkan melalui program tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memastikan seluruh persyaratan lahan dapat dipenuhi. "Program Bapak Gubernur akan menjadi berkat bagi masyarakat. Apabila desa ini memperoleh hasil dengan nilai yang terbaik, maka akan memperoleh alokasi anggaran dan akan banyak pengembangan. Mari kita dukung bersama. Semoga kita bisa mendapatkan pembangunan ini," kata Josro.Salah satu warga, Mahidin Pandiangan, menyampaikan bahwa masyarakat sangat berharap program tersebut dapat mendorong pengembangan desa. Ia menyebut Sabulan memiliki nilai sejarah yang kuat dan menjadi bagian penting dari sejarah keturunan Si Raja Lontung. "Desa Sabulan merupakan kampung bersejarah dan Penataan Sabulan dirancang secara terintegrasi, dengan fokus pada potensi budaya dan seni lokal, alam dan pariwisata, produk kerajinan dan industri kreatif, sumber daya manusia serta keterampilan lokal, termasuk infrastruktur dan teknologi.Sabulan juga diposisikan sebagai salah satu gerbang utama kawasan melalui jalur darat dan Danau. Pengembangan kawasan ini nantinya dapat diintegrasikan dengan sentra kuliner, gerai suvenir, dan pertunjukan seni. Potensi makanan khas tradisional Batak serta industri rumah tangga yang memproduksi alat musik tradisional dan produk makanan lokal juga menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif masyarakat.Dalam proposal, beberapa pembangunan yang diusulkan meliputi penataan persawahan terasering Sabulan, pembangunan area istirahat dan gerai UMKM, penataan objek wisata Sipatungan, penataan area parkir, penataan situs budaya, penyediaan sumber air bersih, pembangunan dan peningkatan jalan antar dusun, pembangunan jaringan irigasi pertanian, hingga peningkatan kualitas rumah yang tidak layak huni.Selain itu, diusulkan pengadaan bibit buah untuk menjaga ekosistem lingkungan. Seluruh konsep pengembangan telah dilengkapi dengan DED dan Master Plan, dengan total nilai proposal mencapai Rp50 miliar.Melalui program Kampung Kreatif Sumut Berkah, Sabulan tidak hanya diproyeksikan menjadi kawasan yang lebih tertata secara fisik. Lebih dari itu, pengembangannya diarahkan untuk mempertemukan sejarah dan budaya dengan pariwisata, pertanian dengan ekonomi kreatif, serta pembangunan infrastruktur dengan pemberdayaan masyarakat.Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Sabulan diharapkan mampu mengubah kekayaan lokal yang selama ini menjadi bagian dari identitas desa menjadi kekuatan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Harianto Girsang)
Bagikan: