Bandung -- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman melepas Kontingen Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Barat yang akan mengikuti rangkaian Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026.
Baca juga: Peringati HUT ke-81 TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan di RS DustiraAcara pelepasan berlangsung di Bale Gemah Ripah, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (21/9/2026). Sementara, helatan HAORNAS akan dilaksanakan Selasa (22/9/2026) di Sport Jabar Arcamanik.
Baca juga: Peringati HUT ke-81 TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan di RS DustiraDalam arahannya, Herman berpesan agar keikutsertaan jajaran Setda Jabar dalam HAORNAS tidak sekadar menjadi ajang pertandingan dan rekreasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Baca juga: Diskusi Media 2026: Penegakan Hukum LP2B Mandul dan Politisasi Kelompok Tani Ancam Ketahanan Pangan NasionalHerman merangkum pesannya dalam tiga kata kunci, yakni sehat, bahagia, dan menang. "Pastikan kita sehat. Namanya juga olahraga, menyehatkan. Yang sehat tambah sehat, yang kurang sehat jadi sehat," ujar Herman Suryatman.
Baca juga: Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Pelatihan BHD, Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Kondisi DaruratMenurut Herman, olahraga juga harus menghadirkan kebahagiaan. Karena itu, ia mengajak seluruh kontingen mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan dan menjaga suasana kebersamaan."Kedua bahagia. Ini olahraga tradisional, olahraga unik. Jadi pastikan bapak ibu semuanya bahagia. Mulai dari pembukaan atau pelepasan hari ini, bahagia. Senyum terus sampai besok," katanya.Adapun pesan ketiga adalah membangun mental kemenangan. Herman meminta seluruh kontingen tetap memiliki semangat memberikan yang terbaik meski pertandingan HAORNAS dikemas dalam suasana santai dan penuh kebersamaan."Ketiga menang. Ini kan pertandingan. Walaupun sederhana, walaupun rileks, kita tetap mentalnya menang," tegasnya.Herman menegaskan, prinsip sehat, bahagia, dan menang tidak hanya berlaku selama mengikuti pertandingan. Nilai tersebut harus dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai aparatur sipil negara."Semangat kemenangan dalam olahraga harus diterjemahkan menjadi semangat untuk mencapai target pembangunan Jawa Barat. Setiap aparatur harus memahami bahwa pekerjaan birokrasi pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Herman.Ia menyebut sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam pembangunan Jawa Barat, mulai dari penurunan kemiskinan dan pengangguran, penurunan angka kematian ibu dan bayi, hingga peningkatan IPM.Herman juga mengapresiasi sejumlah capaian Jawa Barat yang telah mendapatkan perhatian di tingkat nasional, termasuk penurunan angka stunting, peningkatan IPM, serta capaian investasi."Stunting Jawa Barat penurunannya terbaik pertama di Indonesia. Dari 21,7 persen menjadi 15,9 persen, turun 5,8 persen," katanya.Herman menambahkan, peningkatan IPM Jawa Barat mencapai 0,98 poin, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 0,88 poin. Sementara realisasi investasi Jawa Barat mencapai Rp296,8 triliun.Meski demikian, Herman mengingatkan masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.Karenanya Herman berharap semangat yang dibangun melalui HAORNAS dapat menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Setda Jabar dalam menjalankan tugas pemerintahan.Dengan semangat sehat dan bahagia, kata Herman, para ASN diharapkan mampu membangun mental kemenangan dalam bekerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi terwujudnya Jawa Barat yang semakin sejahtera.Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Nanin Hayani Adam melaporkan, Kontingen Setda Jabar siap ambil bagian dalam enam cabang olahraga pada rangkaian HAORNAS 2026.Keenam cabang tersebut yakni ketapel, estafet lari balok, taropah panjang putra, taropah panjang putri, balogo beregu, dan senam waringkas.“Jumlah kontingen 432 orang,” ujar Nanin dalam laporannya.Kontingen tersebut terdiri atas atlet, manajer dan tim cabang olahraga, unsur pendukung, serta supporter.Menurut Nanin, kesiapan kontingen telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari penjaringan dan penetapan atlet potensial, termasuk peserta dan pemenang Pusaka 2026.(Nr)
Bagikan: