PEKANBARU -- Kodam XIX/Tuanku Tambusai mengikuti kegiatan video conference (vidcon) pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada masyarakat yang digelar terpusat oleh Mabes TNI dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 TNI.
Baca juga: Peringati HJKB 2026 Masyarakat Serentak Lakukan Bebersih LingkunganKegiatan berlangsung di Aula KH. Nasution Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026), dipimpin Kasdam XIX/TT dan diikuti unsur TNI, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat.
Baca juga: Kunker Komisi III DPR RI Di Jabar Dalam Rangka Monitoring Ekosistem Penegakan Hukum Yang Kolaboratif, Profesional Dan BerintegritasKegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut terhubung secara langsung dengan Mabes TNI dan menghadirkan pemateri Lettu Ckm (K) dr. Afra Intan Nurlaili serta Lettu Ckm dr. Riskinyamin Payungallo. Materi yang diberikan berfokus pada penanganan awal kegawatdaruratan melalui penerapan Bantuan Hidup Dasar yang benar dan cepat.
Kasdam XIX/TT bersama Irdam XIX/TT, Kapoksahli Kodam XIX/TT, para Asisten Kasdam, Kabalakdam, Danlanal, perwakilan Korem 031/Wira Bima, guru dan siswa SMA Taruna Pekanbaru, mahasiswa, serta masyarakat mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Baca juga: Wakaf Buku Kegiatan Unggulan di Hari Kunjung Perpustakaan Tahun 2026Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa kemampuan memberikan pertolongan pertama menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang keselamatan korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Baca juga: Pangdam I/BB Terima Audiensi PLN UID Sumut di Makodam I/BB“Bantuan Hidup Dasar merupakan keterampilan dasar yang dapat dilakukan masyarakat untuk menyelamatkan nyawa pada situasi darurat. Kecepatan dan ketepatan tindakan awal sangat menentukan kondisi korban,” ujar Lettu Ckm (K) dr. Afra Intan Nurlaili saat memberikan materi.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya TNI memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesiapsiagaan kolektif dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pemahaman praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan penuh antusiasme hingga seluruh rangkaian pelatihan selesai dilaksanakan. Momentum ini sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemampuan penyelamatan dasar sebagai bagian dari pengabdian untuk bangsa dan negara.(dar)
Bagikan: