25 Aug, 2026

Anton Sukartono Kembali Pimpin DPD Partai Demokrat Jawa Barat

Indofakta.com, 2026-08-25 09:45:25 WIB

Bagikan:

BANDUNG,-- Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jawa Barat berpeluang berlangsung cepat serta berakhir secara aklamasi. Tim verifikasi mencatat hanya satu nama kandidat yang lolos persyaratan dan mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik suara.

Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Pemberian Remisi Pada HUT RI Ke- 81

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menjelaskan bahwa panitia menggelar Musda VI melalui mekanisme Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) akibat percepatan jadwal,kata Herman Khaeron saat menghadiri Musda VI Demokrat Jabar di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin (24/8/2026) malam.

Baca juga: Gebyar Hari Jadi Jabar Ke -81 DPRD Jabar Ungkap Berbagai Harapan

Kepengurusan DPD Demokrat Jawa Barat saat ini baru berjalan sekitar empat tahun empat bulan. Padahal, aturan AD/ART menetapkan masa jabatan pengurus selama lima tahun.

Baca juga: Hari Jadi Jabar Ke-81 hMomentum Perbaikan Pembangunan Di Desa

“Musyawarah Daerah ke-6 Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat melalui Musdalub karena ada percepatan, baru 4 tahun 4 bulan, semestinya di dalam AD/ART 5 tahun,” jelas Kang Hero sapaan akrab Herman. Khaeron.

Baca juga: Radea Respati Apresiasi PKM FEB Universitas Widyatama Dorong Ecopreneurship Warga Binaan

Herman mengungkapkan bahwa kendala dalam konsolidasi organisasi sebelumnya memaksa pihak partai mempercepat jadwal agar pergerakan tidak semakin terlambat.

Herman, dalam keterangannya mengatakan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jawa Barat berpeluang berlangsung cepat serta berakhir secara aklamasi.

Tim verifikasi mencatat hanya satu nama kandidat yang lolos persyaratan dan mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik suara.


Panitia Musda IV DPD Partai Demokrat telah membuka pendaftaran untuk bakal calon Ketua dari tanggal 10-16 Agustus 2026.Sampai terakhir pendaftaran hanya satu orang yang mendaftarkan.


Anton Sukartono kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jawa Barat lima tahun ke depan. Anton terpilih secara aklamasi karena dalam proses pencalonan Ketua DPD Demokrat yang sebelumnya dibuka, hanya Anton yang mendaftarkan diri.

"Pemilik suara itu adalah para ketua DPC 27 kabupaten/kota dan satu organisasi sayap. Selebihnya adalah suara ketua umum yang hari ini tidak dipergunakan oleh ketua umum. Oleh karenanya, insyaallah mungkin lebih cepat musyawarah daerah ini karena hanya satu nama dan bisa ditetapkan secara aklamasi," kata Herman Khaeron.

Meski ditetapkan secara aklamasi,bagi Demokrat musda ini bukan hanya untuk memilih Ketua DPD, melainkan ada laporan pertanggungjawaban dan refleksi lima tahun lalu, serta target ke depan yang ingin dicapai.

"Partai Demokrat pernah memenangkan pemilu di Jabar dengan 28 kursi baik DPR RI maupun DPRD provinsi, serta hampir di seluruh kabupaten/kota mendapatkan pimpinan. Masyarakat Jabar itu masyarakat yang memilih dengan hati, maka kami ingatkan ke kader Jabar harus benar-benar dekat dengan rakyat agar dicintai rakyat," katanya.

Menurutnya musda ini sebagai ajang penting guna menjadi forum tertinggi yang harus dijadikan pengambilan keputusan pada hal-hal strategis.

Herman menegaskan, akan mengawal langsung pelaksanaan musyawarah daerah ini dan berharap nanti akan memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk Demokrat, namun terbaik untuk warga seluruh Jawa Barat.

KDM Demokrat menjadi sahabat pemerintah Provinsi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM berharap Pemprov Jabar dan Partai Demokrat terus merawat hubungan baik yang sudah terbangun selama ini.

Dedi menganggap Partai Demokrat sebagai mitra kerja tepercaya pemerintah daerah, baik melalui saluran struktur partai maupun perwakilan fraksi di DPRD Jawa Barat.

“Harapan terbesarnya tentunya sebagaimana yang sudah terjalin selama ini, Demokrat menjadi sahabat pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui representasi partai dan fraksinya bisa terus secara bersama-sama menyelesaikan seluruh konsepsi dan teknokrasi pembangunan yang ada di Jawa Barat,” kata Dedi.

Dedi menambahkan, koordinasi bersama pimpinan DPD dan Fraksi Demokrat berjalan sangat harmonis dalam mengawal berbagai kebijakan pembangunan.

“Selama ini bisa berjalan dengan baik. Komunikasi saya dengan jajaran pimpinan partai, DPD, kemudian pimpinan fraksi berjalan dengan baik. Kita bisa melihat dinamika di DPRD selama ini juga relatif baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Jabar Anton Sukartono menyampaikan bahwa pihaknya akan terjun ke masyarakat guna menyerap aspirasi dan mendengarkan apa keinginan masyarakat, misalnya lapangan pekerjaan, sosial, ekonomi, dan lainnya.

"Kami akan bergerak ke masyarakat dengan coba menyerap, semisal ke generasi milenial apa sih keinginan mereka, contoh ingin adanya kegiatan olahraga maka bisa kami fasilitasi di akhir pekan dengan kegiatan AHY Run setiap tahunnya. Lalu, gen Z misal akan dihadirkan event mobile legends, dan lainnya," ujar Anton.(Adv)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online