5 Sep, 2026

Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula

Indofakta.com, 2026-08-07 13:21:21 WIB

Bagikan:

Gunungsitoli  -- Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diprakarsai Presiden RI Prabowo Subianto terus diwujudkan Kodam I/Bukit Barisan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu sasarannya adalah pembangunan Jembatan Gantung Sungai Menaula di Desa Onozitoli Tabaloho, Dusun I, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, Kamis (6/8/2026).

Baca juga: Mencari Nafkah Berujung Duka, Tiga Nelayan di Belawan Meninggal Dunia

Jembatan gantung sepanjang 42 meter tersebut dibangun untuk memperkuat akses antarwilayah dan mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini terkendala oleh keberadaan Sungai Menaula.

Baca juga: Tingkatkan Kepercayaan Konsumen, Jabar Kini Miliki 12 Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS)

Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 42 persen.

Memasuki tahap berikutnya, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pelangsiran material ke tepi dekat dan tepi jauh, sekaligus melaksanakan pengecoran pondasi tiang angkur di tepi jauh.

Baca juga: Status Aktivitas Erupsi Gunung Sinabung Naik Menjadi Level III Siaga

Pekerjaan tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yon TP 906/SLG, Yonzipur I/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli, para tukang, serta masyarakat setempat guna mempercepat penyelesaian pembangunan.

Baca juga: Jembatan Pongpet Miring Saat Peresmian, TNI AD Luruskan Fakta Kondisi dan Penyebabnya

Di lapangan, proses pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan. Penggalian pondasi harus dilakukan secara manual karena banyak ditemukan batu berukuran besar di dalam tanah.

Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi ritme pekerjaan. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal dengan mengedepankan faktor keamanan, kualitas konstruksi, serta semangat kebersamaan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Menaula merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik. Menurutnya, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan, sehingga kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(dar)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online