25 Apr, 2026

KDM Ajak Masyarakat Sumedang Bangga Terhadap Potensi Daerah

Indofakta.com, 2026-04-25 13:33:49 WIB

Bagikan:

Sumedang -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat Sumedang untuk bangga dengan apa yang dimiliki saat ini.

Baca juga: Petisi Lubang Buaya Disuarakan, Mahasiswa Jabodetabek Serukan Soliditas Nasional

Sumedang memiliki sejarah panjang, berawal dari Kerajaan Tembong Agung yang didirikan oleh Prabu Aji Putih, kemudian berubah menjadi Kerajaan Sumedang Larang di bawah Prabu Tadjimalela. Kerajaan ini dikenal sebagai penerus sah kejayaan Kerajaan Pajajaran yang terakhir.

Baca juga: Penguatan Dan Pemerataan Ekraf Jadi Perhatian legislatif Jabar

Sumedang juga memiliki seni spiritual yang mampu membangun manusia yang memahami dirinya sendiri.

Baca juga: Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu

"Orang Sumedang menciptakan tahu maka lahir tahu Sumedang, menciptakan Cilembu menghasilkan ubi Cilembu," kata KDM, sapaan Dedi Mulyadi, dalam acara Ekosistem Budaya Kasumedangan Dalam Rangka Hari Jadi ke-448 Sumedang, di depan Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Jumat (24/4/2026).

KDM juga mengajak masyarakat Sumedang untuk menaikkan derajat dengan tidak mengandalkan dari pemberian orang lain.

Baca juga: Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Teguhkan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone Lewat Apel Ikrar Bersama

"Orang Sumedang bukan yang suka minta-minta, tetapi masyarakat yang memiliki martabat, harkat, dan diri," imbuh KDM.

Ia juga mengharapkan pemimpin di Sumedang memberikan keadilan, menyayangi rakyatnya yang susah.

"Pemimpin jangan memilah-milah, pemimpin harus adil, menggunakan rasa, dan intuisi, kuat," ujarnya.

KDM juga mengajak kepada seluruh masyarakat Sumedang untuk melakukan perubahan jika menghendaki pemimpin yang adil dan rakyatnya Sumedang disegani.

"Kita jangan menjadi bangsa yang minta-minta, tetapi rakyat yang memiliki kepemimpinan, kepribadian dan sikap satria," tegas KDM.

Disisi lain, KDM juga mengajak seluruh masyarakat Sumedang, mulai dari pemimpinnya hingga rakyatnya bangga dan mempromosikan apa yang dimiliki kepada masyarakat diluar Sumedang.

"Bangun 'branding' yang baik-baik, promosikan alamnya yang indah-indah, gunungnya, sawahnya. Sampaikan bahwa Sumedang bagus. Ditata dan diperbaiki. Diurus jalannya, bersihkan sampahnya," pungkas KDM.(Nr)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online