25 Apr, 2026

Hijaukan Kaldera: PJS Simalungun "Hadiahi" Danau Toba 1.000 Bibit Pohon Buah

Indofakta.com, 2026-04-25 13:00:55 WIB

Bagikan:

Simalungun --- Langkah nyata untuk menjaga kelestarian alam kembali bergaung di tepian Danau Toba. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kabupaten Simalungun baru saja menginisiasi aksi sosial hijau dengan menanam 1.000 bibit pohon berbuah di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Baca juga: Berkunjung di Nagori Silou Huluan, Ketua TP KK Ny. Darmawaty Anton Achmad Saragih: Perempuan Harus Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Keluarga

Bukan sekadar seremoni, aksi ini adalah bentuk komitmen para kuli tinta dalam menjaga ekosistem dataran tinggi yang menjadi benteng pertahanan bagi wilayah tangkapan air Danau Toba.

Baca juga: Pematangsiantar Peringkat 4 Kota Toleran, Ketua FKUB Apresiasi dan Ajak Masyarakat Terus Rukun

Suasana segar terasa saat bibit-bibit unggul seperti durian, mangga, dan rambutan mulai ditanam di titik-titik strategis. Salah satu lokasi utamanya adalah SMP Negeri 1 Girsang Sipangan Bolon, di mana pihak sekolah dengan antusias menyediakan lahan hijau mereka sebagai "rumah baru" bagi pohon-pohon tersebut.

Baca juga: Wali Kota Wesly dan Ketua TP PKK Ny Liswati Berangkatkan Jamaah Calon Haji/Hajjah Pematangsiantar dari Balai Kota, Diiringi Lantunan Talbiyah

Kepala sekolah setempat pun tak menyembunyikan rasa bangganya atas inisiatif PJS Simalungun yang dinilai peduli pada masa depan lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Tak berhenti di lingkungan sekolah, gelombang distribusi bibit ini menyasar Kantor Camat Girsang Sipangan Bolon. Secara simbolis, bibit diserahkan kepada Kasi Trantib dan Lurah Tigaraja, Agustina Siagian. Kebersamaan berlanjut hingga ke kawasan Open Stage Parapat, di mana aksi penanaman simbolis dilakukan sebagai ajakan bagi warga dan wisatawan untuk lebih mencintai alam.

Baca juga: Walubi Pematangsiantar Sebut Tidak Mudah Raih Peringkat 4 Kota Toleran

Agustina berharap, pohon-pohon ini kelak tak hanya memberi kesejukan, tapi juga buah yang bisa dinikmati masyarakat.

Dukungan penuh juga datang dari pihak kecamatan yang berharap gerakan semacam ini menjadi virus positif yang terus menular.

Bagi pemerintah setempat, kawasan Danau Toba adalah aset dunia yang membutuhkan perhatian kolektif. Penanaman ini pun meluas hingga ke SMA Negeri 1, Kantor Korwil Pendidikan, hingga ke desa-desa seperti Nagori Sipangan Bolon Mekar dan Nagori Sibaganding. Pangulu Nagori Sipangan Bolon Mekar, Rudi Sinaga, optimistis bantuan bibit ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

Ketua DPC PJS Simalungun, Tumbur Panjaitan, menegaskan bahwa pilihan menanam pohon buah memiliki makna ganda: ekologi dan ekonomi.Secara teknis, akar pohon-pohon ini akan memperkuat struktur tanah di perbukitan curam Parapat, meminimalisir risiko longsor dan banjir, sekaligus menjadi paru-paru penghasil oksigen.

“Kami ingin pohon-pohon ini menjaga air tetap mengalir ke Danau Toba sembari memberikan manfaat ekonomi bagi warga melalui buahnya,” ungkap Tumbur.

Kesuksesan aksi ini tak lepas dari kolaborasi apik dengan BPDAS Asahan Barumun Pematangsiantar (Kementerian Kehutanan) serta Pemerintah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Sambil didampingi jajaran pengurus seperti Edi Tambunan dan Charles Sinaga, Tumbur menutup kegiatan dengan harapan besar agar seribu pohon ini tumbuh subur dan menjadi saksi bisu perjuangan jurnalis Simalungun dalam merawat bumi.(Harianto Girsang)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online