Jakarta – Suasana di dekat Kompleks Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, mendadak dikejutkan pada Kamis (25/9/2025) siang.
Baca juga: Sekda Herman Lepas Kontingen Setda Jabar ke HAORNAS 2026, Tekankan Semangat Sehat, Bahagia dan Menang Baca juga: Pangdam III/Siliwangi Hadiri Pembukaan Pelatihan Dasar Kemiliteran Komcad Mitra Udara Tahun 2026Seekor monyet terlihat berkeliaran di area sekitar gedung, tepatnya di sekitar tembok kantin Badiklat. Kehadiran satwa liar ini sempat mengundang perhatian para pegawai kantin maupun pekerja yang tengah beraktivitas di lokasi.
Belum diketahui secara pasti asal usul monyet tersebut. Tim pemadam kebakaran internal Badiklat yang sigap turun tangan mencoba menangkap hewan itu menggunakan jaring. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena monyet cukup lincah dan terus berpindah tempat. Hingga sore hari, monyet itu masih tampak berada di kawasan kantin dan sekitarnya.
Baca juga: Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir Cata PK TNI AD Gel III, 2.171 Calon Ikuti SeleksiBerdasarkan pengamatan sementara, diduga ada dua ekor monyet yang berkeliaran, masing-masing berukuran besar dan kecil. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas di lingkungan Badiklat, mengingat banyak pegawai dan peserta yang hilir mudik di area tersebut.
Baca juga: Peringati HUT ke-81 TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan di RS DustiraMenanggapi fenomena ini, Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, saat dikonfirmasi pada Jumat (26/9/2025), menyatakan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah monyet tersebut merupakan peliharaan warga atau berasal dari tempat lain. Ia menduga hewan itu turun ke area permukiman karena lapar dan mencari makan.
“Ya, karena dia cari makan,” ujarnya singkat.
Wahyudi menjelaskan bahwa monyet jenis ekor panjang seperti itu sudah sangat akrab dengan manusia. Tak jarang hewan ini dijadikan peliharaan, meskipun sebenarnya aturan melarang masyarakat untuk memelihara satwa tersebut.
“Ini jenis monyet ekor panjang yang biasa dipakai untuk atraksi topeng monyet,” tambahnya. (Muzer)
Bagikan: