18 Apr, 2026

Arahan Strategis Jaksa Agung dalam Pelepasan Kontingen Karate-Do Gojukai Indonesia ke Kejuaraan Dunia Jepang 2025

Indofakta.com, 2025-08-02 03:46:50 WIB

Bagikan:

Jakarta – Jaksa Agung RI ST Burhanuddin selaku Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar (PB) Karate-Do Gojukai Indonesia memberikan arahan dan motivasi pada acara Pelepasan Kontingen Karate-Do Gojukai Indonesia yang akan berlaga pada ajang The 8th Karate-Do Gojukai Global Championships Japan 2025. Acara digelar di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jumat (1/8/2025), dan dihadiri jajaran pengurus PB, pelatih, atlet, serta official.

Baca juga: Perkuat Sarana dan Prasarana, Kajati Jabar Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa Kejari Kota Bekasi


Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi atas kerja keras PB Karate-Do Gojukai Indonesia dalam membina serta mempersiapkan atlet terbaik untuk tampil di kejuaraan dunia. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan juga ujian kedisiplinan, ketangguhan mental, pengendalian diri, dan kehormatan pribadi sebagai seorang karateka.
“Jangan takut gagal, takutlah jika kalian tidak berjuang sepenuh hati. Juara dan medali hanyalah bonus; pengabdian, sportivitas, dan kehormatan adalah kemenangan sejati,” tegas Jaksa Agung.

Baca juga: IKA UB Kaltim Bedah Board of Peace, Soroti Posisi Strategis Indonesia di Konflik Palestina


Empat Arahan Utama Jaksa Agung


Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung memberikan empat pesan strategis sebagai pedoman bagi seluruh kontingen Indonesia:
1. Pegang Teguh Nilai-Nilai Karate-Do – Karate Gojukai mengajarkan kesabaran, konsistensi, dan pengendalian emosi. Kemenangan ditentukan tidak hanya oleh teknik, tetapi juga oleh disiplin dan kehormatan diri.
2. Jadikan Kejuaraan sebagai Ujian Karakter – Lawan utama adalah ego dan rasa takut. Setiap pertandingan harus dihadapi dengan jiwa ksatria dan sikap menghormati lawan.
3. Utamakan Kerja Tim dan Solidaritas – Kontingen bertanding membawa nama Indonesia, sehingga kekompakan dan saling dukung menjadi kunci keberhasilan.
4. Tampilkan Identitas Bangsa yang Bermartabat – Atlet membawa semangat patriotisme dan budaya luhur bangsa. Dunia harus melihat karate Indonesia sebagai manifestasi jiwa bela negara.

Baca juga: Kembali Tim Penyidik l Kejati Sumsel Geledah Dugaan Tipikor Lalu Lintas Wilayah Sungai MUBA Tahun 2019-2025


Jaksa Agung menambahkan bahwa Jepang akan menjadi panggung ujian sesungguhnya bagi para atlet. Ia berharap seluruh kontingen dapat menjaga kesehatan, mematuhi arahan pelatih, serta menjunjung tinggi sportivitas dan rasa hormat kepada setiap negara peserta.

Baca juga: Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU


“Selamat bertanding, harumkan nama Indonesia. Jayalah Karate-Do Gojukai Indonesia!” pungkas Jaksa Agung.


Acara pelepasan ini turut dihadiri Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI yang juga Ketua Umum Karate-Do Gojukai Indonesia Leonard Eben Ezer Simanjuntak, serta para Jaksa Agung Muda, di antaranya Reda Manthovani (Jam-Intelijen), Asep N. Mulyana (Jam-Pidum), dan Mayjen TNI M. Ali Ridho (Jam-Pidmil). (Muzer)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online