Mbappé Gagal ke Final, Tapi Perang Sepatu Emas Belum Tamat! Messi Siap Nyalip, Inggris Bisa Jadi Korban
TEXAS -- Kylian Mbappé harus menelan pil pahit setelah Prancis tumbang 0-2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Mimpi tampil di final memang kandas, tetapi satu pertarungan masih jauh dari kata selesai: perebutan Sepatu Emas.
Delapan gol sudah dikoleksi Mbappé sepanjang turnamen. Jumlah itu sama persis dengan Lionel Messi. Bedanya, Mbappé masih unggul tipis dalam jumlah assist sehingga untuk sementara berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar pencetak gol terbanyak.
Masalahnya, keunggulan itu belum membuatnya bisa tidur nyenyak.
Kenapa? Karena Messi masih punya satu pertandingan semifinal melawan Inggris. Kalau kapten Argentina itu kembali menemukan sentuhan magisnya dan mencetak gol, posisi Mbappé bisa langsung tergeser. Ibarat sedang antre bakso, Mbappé sudah memegang nomor depan, eh tiba-tiba Messi datang lewat jalur ekspres.
Melihat performa Argentina sejauh ini, peluang itu jelas terbuka. La Albiceleste sedang menikmati rentetan kemenangan, lini serangnya tajam, dan Messi tetap menjadi pusat permainan. Semakin banyak bola mengalir ke kakinya, semakin besar pula kemungkinan papan skor berubah.
Di sisi lain, Inggris juga bukan lawan yang gampang ditaklukkan. Jude Bellingham sedang berada dalam performa terbaiknya, Harry Kane tetap berbahaya di kotak penalti, dan The Three Lions punya kemampuan menghukum setiap kesalahan kecil. Namun, pertahanan Inggris beberapa kali masih terlihat rapuh ketika menghadapi tekanan bertubi-tubi.
Kalau Argentina mampu memanfaatkan celah itu, Messi bisa saja menambah pundi-pundi gol sekaligus membuat persaingan Sepatu Emas makin panas. Bayangkan saja, baru semalam Mbappé memimpin klasemen, besok paginya sudah harus mengecek statistik sambil berharap Messi sedang lupa membawa sepatu.
Meski gagal ke final, Mbappé belum benar-benar kehilangan peluang. Ia masih akan tampil di laga perebutan tempat ketiga. Artinya, penyerang Prancis itu tetap memiliki kesempatan menambah koleksi gol. Persaingan pun bisa berlangsung hingga pertandingan terakhir turnamen.
Jadi, duel perebutan Sepatu Emas belum selesai. Justru sekarang dramanya semakin seru. Mbappé sudah lebih dulu menyelesaikan pekerjaannya di semifinal, sementara Messi masih punya kesempatan menulis bab berikutnya. Siapa yang akhirnya tersenyum sambil membawa trofi pencetak gol terbanyak? Jawabannya mungkin baru diketahui setelah peluit panjang pertandingan terakhir Piala Dunia 2026 berbunyi.
Satu hal yang pasti, para kiper yang masih harus menghadapi Messi maupun Mbappé mungkin sedang berharap wasit segera meniup peluit akhir lebih cepat. Sayangnya, aturan FIFA belum menyediakan fitur "skip cutscene".
(Wy/Red)