2 Negara Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026, Ada Peserta Piala Dunia
JAKARTA -- Timnas Indonesia berpotensi menghadapi Yordania dan Kuwait pada FIFA Matchday November 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027.
Yordania telah mengumumkan agenda pertandingan melawan Indonesia, sedangkan Kuwait masih sebatas dikabarkan menjadi calon lawan skuad Garuda.
Seperti dikutip dari VIVA, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya mengonfirmasi bahwa Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan tandang pada FIFA Matchday November 2026. Kedua laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mematangkan persiapan sebelum tampil di Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
“Pada November 2026 kita akan away, bertanding di negara lain,” kata Erick Thohir pada 14 September 2026.
Yordania menjadi salah satu calon lawan yang disebut dalam agenda FIFA Matchday November 2026. Federasi Sepak Bola Yordania dikabarkan telah merilis jadwal yang mencantumkan Indonesia sebagai lawan.
Berdasarkan informasi tersebut, Yordania dijadwalkan menjamu Timnas Indonesia di Amman pada Sabtu, 14 November 2026 pukul 01.00 WIB. Empat hari kemudian, Yordania dijadwalkan menghadapi Australia.
Pertandingan melawan Yordania berpotensi menjadi ujian penting. Yordania merupakan salah satu kekuatan sepak bola Asia yang berhasil menjadi runner-up Piala Asia 2023 dan lolos ke Piala Dunia 2026.
Kuwait menjadi negara lain yang dikaitkan dengan agenda tersebut. Namun, berbeda dengan Yordania, informasi mengenai pertandingan melawan Kuwait belum disertai konfirmasi resmi.
Laga melawan Kuwait juga disebut berpotensi berlangsung di Yordania. Kuwait tercatat sebagai peserta Piala Asia 2027 dan menempati peringkat ke-134 dunia.
Jika pertandingan tersebut terealisasi, Kuwait akan menjadi lawan tambahan bagi Indonesia untuk menguji kesiapan tim. Dua pertandingan pada FIFA Matchday November 2026 menjadi penting karena merupakan bagian dari persiapan terakhir menjelang Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada Januari hingga Februari 2027.
(Drt/Red)