Vespa S 150 Dirakit Lokal Rp48 Juta, Tampil Sporty Buat Generasi Muda yang Tak Mau Diam
JAKARTA -- PT Piaggio Indonesia resmi memperkenalkan Vespa S 150 pada 7 Oktober 2026 sebagai produk kedua yang dirakit di dalam negeri.
Skuter berkarakter sporty ini dibanderol Rp48 juta on the road Jakarta dan langsung tersedia di jaringan diler resmi Vespa.
Seperti dikutip dari AutonetMagz, Vespa S 150 menjadi perluasan lini 150 cc setelah Vespa LX. Keduanya menggunakan mesin yang sama dan dirakit di fasilitas manufaktur perusahaan di Cikarang, Jawa Barat.
Keputusan merakit lokal menandai langkah perusahaan mendekatkan produk dengan pasar Indonesia. Sebelumnya, model S sempat absen selama beberapa tahun dan hanya tersedia dengan mesin 125 cc.
Ciri visual paling menonjol Vespa S 150 terletak pada lampu depan LED berbentuk persegi. Bentuk ini memberi kesan tegas di bagian muka tanpa meninggalkan siluet khas Vespa.
Panel instrumen menggabungkan tampilan analog dan layar LCD. Layar tersebut menampilkan odometer, indikator bahan bakar, trip meter, dan jam.
Bodi ringkas tetap mempertahankan proporsi yang familiar bagi penggemar Vespa. Tampilan keseluruhan diarahkan untuk pengguna yang menginginkan nuansa lebih energik dibandingkan model LX yang lebih klasik.
Tenaga disokong mesin i-Get berkapasitas 154,8 cc, empat langkah, SOHC, tiga katup, dan pendingin udara. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 12,5 PS pada 7.750 rpm serta torsi 12,4 Nm pada 6.750 rpm.
Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis CVT. Kombinasi ini ditujukan untuk respons yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.
Sistem suspensi menggunakan double-swinging-arm dengan dua derajat kebebasan. Rancangan ini dimaksudkan untuk mengurangi getaran dan meredam benturan dari permukaan jalan yang tidak rata.
Kunci kontak dilengkapi immobilizer. Fitur ini mencegah mesin dinyalakan tanpa kunci yang sesuai.
Vespa S 150 tersedia dalam tiga pilihan warna: Green Tenace, Grey Intrepido, dan Black Convinto. Masing-masing menawarkan karakter berbeda, mulai dari nuansa segar hingga tampilan yang lebih timeless.
Managing Director dan Country CEO PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, menyatakan bahwa generasi muda terus bergerak, mengejar passion, dan terhubung dengan komunitas.
Menurutnya, kehadiran Vespa S 150 memperluas pilihan di lini 150 cc dengan karakter yang lebih sporty. Model ini dirancang sebagai kendaraan pendamping sehari-hari yang mencerminkan gaya hidup aktif dan individualitas pengendaranya.
Vespa S 150 dan Vespa LX 150 sama-sama menggunakan mesin i-Get 150 cc. LX diposisikan dengan karakter vibrant dan timeless, sementara S menonjolkan tampilan yang lebih bold.
Harga Vespa LX 150 berada di kisaran Rp46,5 juta OTR Jakarta. Selisih harga membuat S 150 menjadi pilihan dengan penekanan pada karakter sporty di segmen entry-level Vespa 150 cc.
Keduanya ditujukan bagi pengendara muda, pemilik Vespa pertama, maupun calon pengguna yang ingin memasuki dunia Vespa. Unit sudah bisa dipesan melalui diler resmi di berbagai wilayah.
Perakitan di fasilitas Cikarang menempatkan Vespa S 150 sebagai produk kedua setelah LX. Langkah ini memperkuat kehadiran merek di pasar Indonesia yang menjadi salah satu pasar skuter terbesar di Asia.
Tidak ada perubahan signifikan pada spesifikasi teknis dibandingkan informasi resmi yang dirilis. Perbedaan utama terletak pada status rakitan lokal dan fokus pada segmen pengguna yang lebih energik.
Harga Rp48 juta OTR Jakarta berlaku sebagai acuan. Di luar Jakarta, banderol dapat berbeda mengikuti kebijakan daerah dan biaya distribusi.
Vespa S 150 kini membuka pilihan baru di antara skuter premium 150 cc. Dengan mesin yang sama seperti LX, desain yang lebih tegas, dan status rakitan lokal, model ini menawarkan alternatif bagi pengendara yang menginginkan karakter sporty dalam mobilitas harian.
(Drt/Red)