Samrin Girsang Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Simalungun: Targetkan Menang Total di Pilkada

Samrin Girsang Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Simalungun: Targetkan Menang Total di Pilkada

SIMALUNGUN – Estafet kepemimpinan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Simalungun tetap berada di tangan Samrin Girsang, S.Pd, M.Pd. Melalui Konferensi Cabang (Konfercab) IV yang digelar di Siantar Hotel, Pematangsiantar, Sabtu (18/4/2026).

Samrin kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin "Partai Banteng" masa bakti 2025-2030 dengan visi yang lebih inklusif dan adaptif terhadap dinamika politik terkini.

Kembali dipercaya memegang kendali di salah satu lumbung suara strategis Sumatera Utara, Samrin langsung tancap gas menetapkan peta jalan politik yang progresif.

Ia menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar kemenangan personal, melainkan manifestasi nyata dari soliditas internal partai yang tanpa celah.

"Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan DPD PDI Perjuangan, seluruh kader dari tingkat PAC hingga anak ranting. Aklamasi ini adalah simbol bahwa PDI Perjuangan Simalungun tetap satu komando," tegasnya di hadapan awak media.

Dalam 100 hari kerja pertama, Samrin membidik pembentukan struktur pengurus yang 'ramping tapi lincah'. Ia berencana mengisi pos-pos strategis dengan kader-kader kompeten guna memastikan mesin partai bisa langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput. Langkah ini diambil agar PDI Perjuangan tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga tangguh secara operasional.

Target yang diusung pun tidak main-main. Samrin bertekad mempertahankan status PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu di Simalungun, menambah perolehan kursi secara signifikan, serta memastikan kemenangan pada kontestasi Pilkada mendatang.

"Kita punya basis massa yang loyal. Dengan kerja kerakyatan yang nyata, saya optimistis kita akan tetap menjadi pilihan utama masyarakat Simalungun," ungkapnya dengan nada optimis.

Menutup arahannya, Samrin Girsang yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Simalungun berjalan dua Periode itu memberikan instruksi keras kepada seluruh kader agar tidak menjadi "kader musiman" yang hanya muncul saat menjelang pemilu.

Ia mewajibkan pasukannya untuk selalu hadir dan menjadi solusi atas keluhan masyarakat di kehidupan sehari-hari. "Turun ke bawah, dengarkan rakyat, dan jadilah solusi. Jangan hanya hadir saat butuh suara saja, tapi jadilah bagian dari keseharian masyarakat," pungkasnya. (Harianto Girsang)