1 Aug, 2026

Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir di Serbalawan, Pemkab Simalungun Bersama TNI, Polri dan Warga Gotong Royong Pulihkan Permukiman

Indofakta.com, 2026-07-31 22:03:26 WIB

Bagikan:

SIMALUNGUN - Pasca meluapnya Sungai Sikkam yang merendam kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Sumatera Utara pada Kamis malam (30/7/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bergerak cepat.

Baca juga: Respons Cepat, Wali Kota Wesly Diwakili Sekda Junaedi Kunjungi Korban Bencana Longsor di RSUD dr Djasamen Saragih

Bersama unsur TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat, aksi gotong royong pemulihan lingkungan digelar luas diwilayah yang terdampak banjir, Jumat (31/7/2026) untuk membersihkan lumpur dan material sisa banjir dari rumah warga hingga fasilitas umum.

Baca juga: Bunda PAUD Simalungun: Pendidikan Prasekolah Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kecerdasan Anak

Semangat kebersamaan juga ditunjukkan oleh unsur perempuan. Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, turun langsung memimpin jajaran pengurus bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, serta didampingi Polwan, bekerja sigap di dapur umum menyiapkan kebutuhan makan bagi warga yang terdampak.

Baca juga: Pemkab Simalungun Terus Berupaya Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat: Lansia Mendapat Perhatian Serius

Sebagaimana diketahui, banjir datang secara mendadak sekitar pukul 23.00 WIB akibat curah hujan tinggi yang meluapkan aliran Sungai Sikkam, merendam ratusan rumah, tempat ibadah, serta sarana pendidikan di wilayah tersebut.

Baca juga: Tim Gabungan Pemkab Simalungun Berhasil Evakuasi Enam Warga Terjebak Banjir di Serbalawan

Menyikapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mendirikan Pos Siaga Bencana dan mengerahkan seluruh personelnya membantu warga membersihkan lingkungan.

Proses pembersihan juga dibantu dengan dikerahkannya 4 unit mobil pemadam kebakaran, dua dari BPBD Kabupaten Simalungun, serta masing-masing satu unit dari Polres Simalungun dan PT Bridgestone, untuk menyemprot dan membersihkan tumpukan lumpur.

Berbagai layanan pendukung pun dihadirkan. Dinas Sosial bersama Polres Simalungun dan Pemerintah Kecamatan mendirikan dapur umum di Kantor Lurah Serbelawan guna menyediakan makanan siap saji.

Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Serbelawan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk mencegah timbulnya penyakit pascabanjir, sementara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hadir melayani penggantian dokumen kependudukan yang rusak atau hilang.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyampaikan data pasca banjir terjadi. Banjir telah berdampak luas, mencakup 257 unit rumah, dua tempat ibadah, serta dua sekolah.

Secara rinci, Siti Aminah menyampaikan bahwa di wilayah Pasar Bawah Serbelawan 150 rumah warga, satu mushollah dan Sekolah Al Jam'iyatul Washliyah. Di Nagori Bandar Selamat 3 rumah, Masjid Taqwa Muhammadiyah dan SD Muhammadiyah. Di Nagori Dolok Merangir I sebanyak 58 rumah. Di Nagori Dolok Tenera 6 rumah. Di Nagori Dolok Kataran 40 rumah serta satu titik kejadian longsor di Nagori Dolok Ilir I.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, menegaskan seluruh personelnya difokuskan mempercepat pemulihan.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama TNI, Polri, perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar aktivitas warga dapat kembali normal secepatnya,” ujarnya, seraya menambahkan pendataan dan pemantauan wilayah terus dilakukan secara berkelanjutan.

Di sela-sela kesibukan warga, Ketua TP PKK menyapa langsung masyarakat dan memberikan dukungan moral, menguatkan hati warga yang tertimpa musibah.

"Kami hadir untuk memberikan semangat agar warga tetap tabah dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus hadir bersama masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Semoga warga diberikan kesehatan dan kekuatan,” tuturnya.

Ny. Darmawati juga sangat mengapresiasi keikhlasan para petugas, relawan, TNI–Polri, serta ibu-ibu yang bekerja tanpa lelah melayani sesama.

Apresiasi serupa datang dari Kepala Sekolah MTs Al Washliyah, Fitriani, yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Pemerintah untuk membantu membersihkan lumpur di lingkungan sekolahnya.

“Bantuan ini sangat berarti dan mempercepat kami untuk segera kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Terima kasih kepada Bapak Bupati Simalungun yang bergerak cepat memberikan bantuan," ucapnya penuh haru.

Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan tuntas hingga kehidupan warga kembali nyaman dan normal.(Harianto Girsang)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online