25 Jun, 2026

Kajati Jabar Dampingi Jamintel Berikan penguatan Kapasitas Kepemimpinan Praja IPDN

Indofakta.com, 2026-06-25 17:34:18 WIB

Bagikan:

Bandung -- Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr. Sutikno, S.H., M.H. mendampingi Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMINTEL) Prof. Dr. Reda Manthovani dalam kegiatan Kuliah dengan tema "Sinergitas Kepemimpinan Daerah dan Aparat Penegak Hukum dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Adaptif, Stabil, dan Berintegritas menuju Indonesia Emas 2045” yang dilaksanakan di Gedung Balairung Rudini, IPDN Kampus Jatinangor pada hari Kamis tanggal 25/06/26.

Baca juga: PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, F Nasution: Pembangunan Tembok Murni Dilahan Milik PT SBP

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat atau Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, SMH., M.H dalam Siaran Pers Nomor: PR-21/Kph.2/6/2026, turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat, Direktur II pada JAMINTEL beserta jajaran, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek RI, Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, unsur Forkopimda, Praja IPDN, serta tamu undangan lainnya.

Masih menurutnya, kuliah umum ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan Praja dan Sivitas Akademika Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengenai Dinamika Penyelengaraan Pemerintahan dan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan generasi calon aparatur pemerintahan agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, adaptif di tengah berbagai tantangan global, nasional, maupun daerah serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Baca juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel, Jokowi Tekankan Proses Hukum

Dalam pemaparannya, JAMINTEL menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum sebagai fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), menjaga stabilitas pembangunan, serta memperkuat integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sinergitas tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya kebijakan yang tepat sasaran, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, serta mendukung percepatan pembangunan nasional menuju terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para Praja IPDN memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, responsif terhadap perkembangan zaman, serta mampu membangun koordinasi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pemerintahan yang adaptif, stabil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Y CHS/SP-KjtiJbr).

Baca juga: Aksi Mahasiswa UHN Nommensen di DPRD Sumut Memanas, Ini Klarifikasi Rektorat Soal Status KBMN

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online