Samosir — Suasana haru menyelimuti kunjungan jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Samosir bersama PGRI Kabupaten Samosir ke rumah duka dua peserta didik SDN 12 Hariarapintu yang meninggal dunia akibat tenggelam di kolam warga, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Dorong Tertib Administrasi Pendirian Bangunan, Pemkab Samosir Gelar Sosialisasi PBGKedua korban diketahui bernama Krisna Felix Habeahan dan Hadrianus Limbong, siswa kelas III SDN 12 Hariarapintu.
Baca juga: Pemkab Simalungun Resmi Berangkatkan Jamaah Calhaj Menuju Tanah Suci Tahun 2026Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi pada sore hari saat kedua korban bermain bersama seorang teman mereka di sekitar kolam milik warga setempat. Kedua siswa kemudian berenang di kolam tersebut, sementara seorang teman lainnya tidak ikut berenang karena berada di pinggir kolam.Diduga kedua korban belum memiliki kemampuan berenang. Saat keduanya tenggelam, teman mereka yang berada di lokasi segera memberitahukan kejadian itu kepada salah satu orang tua korban. Warga kemudian berupaya melakukan pertolongan dan membawa keduanya ke klinik setempat. Namun nahas, nyawa kedua siswa tidak dapat diselamatkan.
Baca juga: Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih Kunjungi RRABK di Semarak Hari Posyandu Nasional 2026 Sebagai bentuk belasungkawa dan kepedulian, Disdikpora bersama PGRI Kabupaten Samosir mengunjungi keluarga korban sekaligus menyerahkan bantuan duka sebesar Rp10 juta kepada dua keluarga yang mengalami musibah tersebut. Bantuan itu merupakan spontanitas dan gotong royong dari jajaran Disdikpora dan PGRI Samosir.
Baca juga: Muscab II PJS Simalungun 2026, Berjalan Sukses, Tumbur Panjaitan Kembali Terpilih Secara AklamasiKunjungan tersebut dihadiri Kepala Disdikpora Kabupaten Samosir Jonson Gultom, Ketua PGRI Kabupaten Samosir Rianto Naibaho, Sekretaris Dinas Ronal Sinaga, Kabid SD Jauraja Sabinus Sidauruk, Kasubbag Umum Kepegawaian dan Keuangan Irawaty Sitanggang, Ketua K3S Kecamatan Pangururan sekaligus pengurus PGRI Pardi Sitanggang, Herlina Manalu selaku Ketua K3S Kecamatan Sianjur, komite sekolah, perangkat desa, kepala sekolah serta guru SDN 12 Hariarapintu.Dalam suasana penuh duka, rombongan menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap keluarga diberikan kekuatan menghadapi cobaan tersebut.Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area yang berpotensi membahayakan keselamatan.(Jst)
Bagikan: