21 May, 2026

Seorang Pengedar Sabu Tumbang Ditembak Polisi di Jalan Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, 1 Ons Sabu Siap Edar Disita

Indofakta.com, 2026-05-04 10:59:40 WIB

Bagikan:

Medan -- Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Minggu (3/5/2026) malam sergap seorang pengedar narkotika jenis sabu, yang kerap beroperasi di kawasan Bagan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Baca juga: Kajari Soppeng Gagas GPM Gaspol, Lapangan Tenis Disulap Jadi Pusat Pelayanan Rakyat

Polisi terpaksa memberikan timah panas, kepada pelaku yang sudah menjadi Target Operasi (TO). usai pelaku berupaya melawan dan memprovokasi warga dengan untuk menyerang Polisi.

Baca juga: Terbukti Lakukan Suap, Pengadilan Tipikor Bandung Perberat Hukuman Penyuap Bupati Bekasi

Penangkapan MSL (41) warga Desa Percut, Kec.Percut Sei Tuan, dilakukan di Jalan Medan Percut, Desa Cinta Rakyat, Kec.Percut Sei Tuan.

Saat ditangkap, MSL tidak sendiri, melainkan bersama temannya yakni ZH (54) yang juga merupakan warga Percut Sei Tuan.

Baca juga: Bantaran Sungai Kejaksaan Lembah Medan Memanas, Bandar Sabu Nekat Melawan Petugas Disergap

Keduanya ditangkap, usai Polisi melakukan pengejaran selama dua hari terakhir, usai keduanya terdeteksi sebagai pengedar narkotika jenis sabu, dengan wilayah operasi Bagan, Kec.Percut Sei Tuan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan rawan narkoba.

Baca juga: “Lapas Pangururan Tak Lagi Ideal, Pemkab dan DPRD Samosir Jangan Tutup Mata”

“Keduanya ini biasa beroperasi di daerah Bagan, Percut Sei Tuan. Seperti yang diketahui daerah ini termasuk kawasan yang rawan. Namun syukur Alhamdulillah, tim berhasil menangkap pelaku berikut barang bukti narkotika jenis sabu seberat 100 gram atau 1 ons,” ungkap Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Ditambahkan Rafli, saat proses penangkapan kedua pelaku, salah satu pelaku yakni MSL, berupaya kabur dan melawan, sehingga memaksa petugas memberikan tindakan tegas dan terukur.

Polisi, menembak kaki pelaku hingga kemudian perlawanan dan upayanya untuk kabur gagal dilakukan.

“Kami terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur. Kami pastikan tidak ada ruang sekecil apapun bagi pelaku narkoba di kota Medan. Kami juga berikan peringatan bagi pelaku - pelaku narkoba lain yang masih berani mengedarkan narkoba di kota Medan, kami pastikan tindakan tegas dan keras akan kami berikan, terlebih bagi pelaku yang mencoba melawan,” pungkasnya. (dar)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online