Bandung -- Ketum Projo, Budi Arie , pekan ini telah resmi menyampaikan pernyataan bahwa Budi Arie sebagai Ketum PROJO berencana bergabung ke Partai Gerindra.
Baca juga: Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jabar Taufik Hidayat Ajak Masyarakat Ulurkan Tangan Bantu Korban Bencana Alam SumatraNamun, rencana itu dalam prosesnya menuai jalan terjal karena kader berikut pengurus Partai Gerindra, secara tegas menyatakan Penolakan.
Baca juga: Lahan Kritis Meluas, PDI Perjuangan Serukan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas AnggaranPenolakan dari berbagai daerah di Indonesia terus bermunculan. Pekan ini juga penolakan muncul dari kader Partai Gerindra Kota BandungPenolakan itu, disampaikan secara resmi, Ketua DPC Partai Gerindra, Toni Wijaya, SH, SE, Sabtu (8/10).
Baca juga: ADPSI Dukung Efisiensi AnggaranToni, dalam keterangannya mengatakan para kader Partai Gerindra Kota Bandung secara tegas menolak anggota Projo yang diketuai Budi Arie untuk masuk menjadi Kader Partai Gerindra.
Baca juga: Perubahan Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah Respon Kondisi Faktual" alasan Penolakan itu untuk menjaga Marwah dan ideologi partai" ungkap Toni.Toni, dalam keterangannya mengatakan didasari oleh pertimbangan itu, kader Partai Gerindra Kota Bandung, menolak niatan Ketua Umum Projo Budi Arie yang menyatakan akan bergabung dengan Partai Gerindra.
"Kami menghormati Budi Arie sebagai seorang tokoh relawan. Alangkah baiknya tetap di projo saja. Adapun kewenangan untuk mengakomodir rencana tersebut merupakan kewenangan Pengurus Pusat Partai Gerindra. Kader Partai Gerindra Kota Bandung percaya DPP Partai Gerindra akan mendengar aspirasi kadernya" . ujar Toni(nr)
Bagikan: