23 Oct, 2026

Monumen Pers Siap Jadi Lokasi Pengukuhan Pengurus PWI Pusat 2025–2030

Indofakta.com, 2025-10-01 12:37:52 WIB

Bagikan:

Jakarta, — Rapat pemantapan pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Pusat Masa Bakti 2025–2030 digelar di Sekretariat PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Selasa (30/9) siang.

Baca juga: Bandung Bidik Jadi Pusat Tenaga Kerja Terampil Dunia

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama Sekjen Zulmansyah Sekedang serta jajaran panitia pusat dan daerah.

Baca juga: Terbukti Tidak Fair dan Tabrak AD/ART, Manuver Petahana dan Panitia Berujung Penundaan Musprov oleh PMI Pusat

Pertemuan ini membahas detail akhir acara, mulai dari kesiapan lokasi, kehadiran ratusan peserta, hingga rangkaian prosesi pengukuhan yang akan digelar pada 4 Oktober 2025 di Auditorium Monumen Pers Nasional, Surakarta, Jawa Tengah.

Baca juga: Satpol PP Bandung Tunda Pembongkaran Bangunan Tanpa PBG di Gang Empang

Ketua PWI Surakarta, sebagai koordinator panitia daerah, Anas Syahirul, menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis telah dimatangkan.

Baca juga: Pandam III/Slw Tinjau Percepatan Pembangunan KDKMP Dan Salurkan Tiga Ribu Paket Sembako Di Takokak Cianjur

“Kami pastikan seluruh kebutuhan teknis sudah siap agar acara berlangsung lancar dan berkesan,” ujarnya.

Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menambahkan bahwa persiapan sudah berjalan sesuai rencana.

“Persiapan kian matang, melalui koordinasi dengan panitia pusat maupun daerah agar acara berlangsung lancar dan khidmat,” katanya.

Pelantikan yang diperkirakan dihadiri ratusan peserta dari seluruh perwakilan PWI Provinsi ini juga akan dihadiri pula jajaran mitra strategis PWI, para pimpinan media nasional, serta pejabat negara.

Kehadiran Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, dijadwalkan memberikan pengarahan sekaligus pidato kunci dalam pengukuhan. Sementara itu, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, akan menjadi narasumber talkshow bersama Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, serta Ketua PWI Bidang Pendidikan, Agus Sudibyo.

Diskusi yang dimoderatori oleh Retno Pinasti itu akan mengangkat tema “Merawat Keadaban Bangsa di Tengah Desakan Epidemi Disinformasi dan Supremasi Kecerdasan Buatan.”

Dalam arahannya, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menekankan makna historis dari pelantikan di Monumen Pers.

“Pengukuhan pengurus PWI Pusat adalah menapak tilas lahirnya PWI pada 1946, di mana semangat persatuan menjadi roh perjuangan wartawan dalam berkontribusi memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Direktur Utama LKBN Antara itu juga menegaskan bahwa momentum ini menjadi saat yang tepat bagi PWI untuk kembali bersatu setelah melewati masa dualisme kepengurusan.

“Demi menapak tilas sejarah bahwa PWI hadir meneruskan perjuangan pendiri bangsa. Menuju masyarakat adil, makmur, dan sejahtera,” katanya.

Monumen Pers Nasional sendiri dipilih sebagai lokasi pelantikan karena memiliki nilai historis yang kuat bagi dunia pers Indonesia.

Di gedung inilah, pada 9 Februari 1946, para tokoh pers dari berbagai daerah mendeklarasikan berdirinya PWI sebagai wadah persatuan wartawan. Sejak itu, Monumen Pers menjadi saksi perjalanan panjang pers Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan, demokrasi, dan kebebasan pers.(Mzr)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online