Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini di Pekanbaru, Riau. Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, menjadi salah satu pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.
Baca juga: Bupati Asahan Berikan Apresiasi Tinggi ke Polres Asahan yang Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu Asal MalaysiaWakil Ketua KPK, Johanis Tanak, membenarkan penangkapan ini saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/12). Meski demikian, Tanak belum memberikan informasi detail terkait siapa saja pihak lain yang turut diamankan, karena proses penyidikan masih berlangsung. "Saya belum mendapat laporan selengkapnya," ujarnya.Sementara itu, Wakil Ketua KPK lainnya, Nurul Ghufron, menyampaikan bahwa tim penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam OTT tersebut. Sesuai prosedur, KPK akan mengumumkan status hukum para pihak yang ditangkap dalam waktu 1x24 jam.
Baca juga: Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia–Aceh Dalam Tangki Mobil Terbongkar Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan"Tim KPK masih melakukan proses pemeriksaan selama 1x24 jam," kata Ghufron. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan kepercayaan kepada KPK dalam menangani kasus ini sesuai dengan jalur hukum yang berlaku.Ghufron menegaskan bahwa hasil pemeriksaan akan segera dipublikasikan setelah proses penyidikan dinyatakan cukup dan siap untuk diumumkan secara resmi. "Mohon bersabar, nanti setelah selesai akan kami sampaikan kepada masyarakat," tuturnya.
Baca juga: Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 TersangkaSaat ini, publik masih menantikan perkembangan lebih lanjut dari kasus ini, yang menjadi perhatian besar di tengah upaya KPK memberantas korupsi di Indonesia. (Stg)
Bagikan: