14 Jul, 2024

Minggu Inspirasi, Penginjil Penuh Semangat yang Mengubah Dunia, Luis Palau

Indofakta.com, 2024-06-02 06:30:30 WIB

Bagikan:

Argentina -- Pada tahun 2021, dunia kehilangan salah satu tokoh Kristen paling berpengaruh abad ini, Luis Palau. Dikenal sebagai penginjil yang penuh semangat, Palau mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan pesan cinta dan pengampunan Yesus Kristus ke seluruh penjuru dunia. Meskipun telah berpulang, warisannya terus hidup melalui kisah hidup dan pengaruhnya yang luar biasa.

Baca juga: KEAJAIBAN DUNIA PPDB: CUCI RAPORT HINGGA PEMALSUAN PRESTASI?

Luis Palau lahir di Argentina pada 27 November 1934. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan iman Kristen karena ayahnya, seorang Kristen yang taat, sering berbicara tentang Alkitab dan iman. Namun, ketika Luis berusia sepuluh tahun, ayahnya meninggal dunia, meninggalkan bekas yang mendalam dalam hidupnya. Peristiwa ini tidak membuatnya menjauh dari iman, tetapi justru memperkuat keyakinannya dan mendorongnya untuk mengikuti jejak ayahnya dalam pelayanan.

Baca juga: IKN Konsep Perpaduan Kota Berbasis Teknologi dan Berwawasan Lingkungan

Pada tahun 1960-an, Palau mulai menarik perhatian internasional melalui penginjilan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Eropa. Dengan gaya berkhotbah yang hangat dan penuh kasih, ia berhasil menarik ribuan orang untuk mendengar pesannya. Selama lebih dari lima dekade, Palau mengadakan kampanye penginjilan besar-besaran yang dikenal sebagai "Festival Palau," yang sering kali dihadiri oleh ratusan ribu orang.

Luis Palau tidak hanya dikenal karena jumlah besar orang yang ia bawa kepada iman Kristen, tetapi juga karena dedikasinya untuk menjangkau mereka yang terpinggirkan. Ia sering mengunjungi penjara, rumah sakit, dan tempat-tempat di mana orang-orang sangat membutuhkan pengharapan. Salah satu momen paling mengharukan dalam kariernya adalah saat ia berbicara di sebuah penjara di Amerika Selatan. Di sana, ia bertemu dengan seorang narapidana yang telah kehilangan harapan dan memperkenalkannya pada kasih Tuhan, mengubah hidup pria tersebut selamanya.

Baca juga: Pusdiklat Prawita Genppari Gelar Pelatihan Adakan Asisten Pribadi Yang Profesional

Pada tahun 2018, Luis Palau didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium akhir. Namun, bahkan dalam menghadapi penyakit yang mematikan, semangat dan imannya tidak pernah goyah. Ia terus berkhotbah dan berbicara tentang kasih dan pengampunan Tuhan, memberikan inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia. Palau meninggal dunia pada 11 Maret 2021, pada usia 86 tahun, meninggalkan warisan iman yang akan dikenang oleh banyak orang.

Baca juga: Membuka Cakrawala Keamanan Perusahaan, Pelatihan "CORPORATE INTELLIGENCE" Semakin Diminati

Warisan Luis Palau tidak hanya terletak pada khotbah dan festival besar yang ia adakan, tetapi juga pada organisasi yang ia dirikan, Luis Palau Association. Organisasi ini terus melanjutkan misi Palau untuk menyebarkan Injil dan menjangkau orang-orang di seluruh dunia dengan pesan cinta dan pengharapan Kristen.

Kisah Luis Palau mengingatkan kita bahwa iman, keberanian, dan kasih dapat mengubah dunia. Bahkan dalam menghadapi tantangan terbesar, semangat dan dedikasinya untuk menyebarkan kasih Tuhan menjadi inspirasi bagi kita semua. Palau adalah contoh nyata bagaimana satu orang dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan banyak orang melalui komitmen terhadap iman dan pelayanan kepada sesama. (Why)

Sumber:
- Good News Network
- FaithPot
- Intouch Ministries
- Pure Flix

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online