Kabupaten Bandung Rawan Bencana Legislatif Jabar Setuju Penanganan Multi Aspek
Adikarya Parlemen
KABUPATEN BANDUNG -- Kabupaten Bandung merupakan daerah yang saat ini menjadi daerah yang rawan bencana.
Kondisi faktual beberapa pekan lalu, musibah banjir telah melanda sejumlah Kecamatan.
Bencana itu, disebabkan oleh berbagai faktor oleh karenanya gagasan Pemprov Jabar yang akan membuat berbagai solusi merupakan langkah yang tepat.
Hal ini, diungkapkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Bandung, Mayjen (Purn) Dr. Taufik Hidayat, SH, MH dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.
Taufik, dalam keterangannya mengatakan banjir di wilayah Kabupaten Bandung, itu kerap terjadi di daerah yang sama. Salah satunya wilayah Kecamatan Dayeuh Kolot.
Banjir di daerah itu, disebabkan oleh luapan Sungai Citarum. Solusi untuk memperbanyak danau dengan demikian menjadi solusi.
Pasalnya, dengan bertambahnya
danau dapat memperbanyak tempat untuk penampung air hujan.
Taufik, dalam keterangannya mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan di beberapa Kecamatan, telah terjadi alih fungsi lahan. Salah satunya areal sawah sudah beralih menjadi kawasan permukiman.
Evaluasi atas penggunaan tata ruang, menyikapi kondisi itu harus dilakukan. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah terganggunya kawasan konservasi untuk kegiatan pembangunan lainnya .
Banjir, juga disebabkan oleh penanganan sampah. Hal yang mesti dilakukan, adanya solusi untuk mengatasi sampah dari hulu hingga hilir.
Reboisasi, ujar Taufik juga harus direalisasikan. Solusi itu, merupakan upaya untuk mengembalikan kawasan hijau dari kerusakan yang ditimbulkannya.(Adv)