Pemkot Bandung Dukung Program Bedah Rumah dari Aspek Regulasi Hingga Proses Pengadaan
Kota Bandung — Pemerintah Kota Bandung menyatakan komitmennya mendukung percepatan program bedah rumah untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak dan aman.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung calon penerima bantuan Program Bedah Rumah di Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa, 6 Oktober 2026.
Farhan mengatakan Pemkot Bandung siap mendukung program tersebut, mulai dari aspek regulasi, proses pengadaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah pusat menjadi peluang untuk mempercepat penanganan rumah yang membutuhkan perbaikan.
Pastikan Program Tepat Sasaran
Pemkot Bandung juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pelaksanaan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Farhan menegaskan peningkatan kualitas hunian masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta unsur terkait perlu bekerja bersama agar penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program bedah rumah di Jawa Barat, termasuk di Kota Bandung. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kesiapan tenaga kerja agar pelaksanaan di lapangan tidak mengalami hambatan.
Hunian Layak Menjadi Kebutuhan Dasar
Program bedah rumah diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima bantuan.
Hunian yang aman dan layak merupakan salah satu kebutuhan dasar. Karena itu, pelaksanaan program perlu dilakukan dengan pendataan yang akurat, pengawasan yang baik, serta memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.
Publik memandang kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam program bedah rumah sebagai langkah positif. Namun, transparansi dalam penentuan penerima dan pengawasan pelaksanaan tetap penting agar program benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Fdl/jnl)
Sumber Berita: Pemerintah Kota Bandung, RRI dan TIMES Jabar, 6 Oktober 2026.