Film Horor Indonesia-Korea "402 Rumah Sakit Angker Korea" Tembus Festival Film Internasional, Tayang Juli 2026
JAKARTA -- Kabar menggembirakan datang bagi para pencinta film horor. MD Pictures bersama Umbara Brothers Film resmi memperkenalkan poster dan trailer final film horor lintas negara berjudul 402 Rumah Sakit Angker Korea, yang digadang-gadang menjadi salah satu film horor Indonesia paling ambisius tahun ini.
Menariknya, sebelum resmi menyapa penonton di bioskop Indonesia, film garapan sutradara Anggy Umbara tersebut sudah lebih dahulu mencatatkan prestasi di kancah internasional.
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea dinyatakan lolos sebagai Official Selection dalam ajang bergengsi Bucheon International Fantastic Film Festival (BiFan) 2026 di Korea Selatan. Film ini akan diputar dalam program Gala Presentation, sebuah kategori yang biasanya diisi oleh karya-karya pilihan dengan daya tarik kuat bagi pasar internasional.
Pencapaian tersebut menjadi langkah penting bagi perfilman Indonesia, mengingat BiFan dikenal sebagai salah satu festival film fantasi, thriller, dan horor terbesar di Asia.
Untuk pasar internasional, film ini menggunakan judul Korean Haunted Hospital, sementara di Korea Selatan akan dipasarkan dengan judul ??? 402 (Pye-byeong-won 402).
Kehadiran film ini juga menarik perhatian karena merupakan adaptasi dari film horor Korea Selatan yang sempat mendunia, yakni Gonjiam: Haunted Asylum.
Namun Anggy Umbara tidak sekadar membuat ulang cerita yang sudah ada. Sutradara yang dikenal lewat berbagai film horor dan aksi tersebut mencoba menghadirkan pendekatan baru dengan memasukkan unsur budaya mistis Indonesia ke dalam latar cerita Korea Selatan.
Jika dalam versi orisinalnya para karakter hanya melakukan eksplorasi bangunan angker untuk kebutuhan konten digital, maka dalam versi Indonesia para kreator konten nekat membawa ritual pemanggilan arwah khas Nusantara, yakni Jelangkung, ke dalam lokasi yang dikenal menyeramkan tersebut.
Perpaduan antara mitologi Indonesia dan atmosfer horor Korea inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama film tersebut.
Lokasi utama cerita berpusat di Rumah Sakit Yongwon, sebuah bangunan terbengkalai yang menyimpan berbagai kisah misterius. Di tempat itulah sekelompok content creator asal Indonesia melakukan siaran langsung atau live streaming demi mendapatkan konten yang mampu menarik perhatian publik.
Awalnya, kegiatan mereka hanya bertujuan mengungkap berbagai mitos yang beredar. Namun situasi berubah ketika ritual Jelangkung dilakukan di dalam bangunan yang selama bertahun-tahun dikenal memiliki reputasi menyeramkan.
Puncak misteri berada di Ruangan 402, sebuah ruangan yang diyakini menyimpan rahasia kelam dan menjadi pusat berbagai kejadian tak masuk akal.
Programmer BiFan, Martin Lee, turut memberikan apresiasi terhadap film tersebut. Menurutnya, 402 Rumah Sakit Angker Korea berhasil menghadirkan pendekatan segar dengan mengangkat fenomena budaya streaming dan konsumsi konten digital yang dekat dengan kehidupan generasi saat ini.
Di saat yang sama, film tersebut tetap mempertahankan nuansa ketegangan yang menjadi ciri khas versi aslinya sehingga mampu menjangkau penonton lama maupun penonton baru.
Keberhasilan film ini menembus festival internasional juga menunjukkan semakin besarnya peluang kolaborasi industri perfilman Indonesia dengan pasar global, khususnya Korea Selatan yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pusat perkembangan industri hiburan dunia.
Dengan kombinasi cerita horor lintas budaya, lokasi yang terkenal angker, serta sentuhan ritual mistis Indonesia yang jarang ditemukan dalam film Korea, 402 Rumah Sakit Angker Korea berpotensi menjadi salah satu tontonan horor yang paling dinantikan pada pertengahan tahun ini.
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.
(Wy/Red)