Tiga Senior Adhyaksa Masuk Pengurus DPP IKAL-Lemhannas 2026–2031, Perkuat Bidang Hukum dan Advokasi
JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (DPP IKAL-Lemhannas) resmi menggelar pengukuhan dan pelantikan kepengurusan masa bakti 2026–2031 di Aula Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta, Senin (18/5/2026).
Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Ketua Umum terpilih Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU, dengan Prof. Budi Supandji sebagai Sekretaris Jenderal. Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Lemhannas selaku Ketua Dewan Pembina, dalam suasana khidmat yang sarat semangat kebangsaan.
Menariknya, dalam susunan kepengurusan periode 2026–2031 tersebut, terdapat tiga senior Adhyaksa yang dipercaya menempati posisi strategis di tubuh DPP IKAL-Lemhannas. Ketiganya adalah Noor Rahmad yang menjabat sebagai Inspektur III, Dr. Jan Maringka sebagai Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi, serta Toni Spontana yang dipercaya sebagai Ketua Bidang Hukum.
Masuknya tiga tokoh senior dari korps Adhyaksa ini dinilai memperkuat peran IKAL-Lemhannas, khususnya dalam aspek hukum, advokasi kebangsaan, serta penguatan tata kelola organisasi berbasis integritas dan profesionalisme.
Ketua Umum IKAL-Lemhannas, Prof. Purnomo Yusgiantoro, menegaskan bahwa organisasi alumni Lemhannas harus mampu menjadi jembatan strategis antara para alumni dengan negara dalam memperkuat ketahanan nasional.
“IKAL-Lemhannas harus hadir sebagai wadah pemikiran strategis, memperkuat soliditas alumni, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Purnomo usai pelantikan.
Prosesi pelantikan dimulai tepat pukul 10.06 WIB dan dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat pemerintah, akademisi, serta para alumni Lemhannas dari berbagai angkatan.
Dalam arahannya, kepengurusan baru DPP IKAL-Lemhannas menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, hingga keamanan.
Selain itu, kepengurusan masa bakti 2026–2031 juga bertekad mendukung terwujudnya visi Asta Cita melalui kolaborasi lintas sektor serta optimalisasi peran alumni Lemhannas di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Kehadiran tiga senior Adhyaksa dalam jajaran pengurus ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara unsur penegak hukum dan pemikir strategis nasional dalam menjaga persatuan, stabilitas, serta ketahanan bangsa menuju Indonesia yang lebih maju. (Muzer)