Dari Pengawasan Pemerintahan DPRD Jabar Penambahan Sekolah Perlu Perhatian

Dari Pengawasan Pemerintahan DPRD Jabar Penambahan Sekolah Perlu Perhatian

Jabar -- Pada kegiatan DPRD Jabar, yaitu kegiatan penyelenggaraan pengawasan dan pemerintahan, berbagai aspirasi bermunculan.

Pada kegiatan tersebut , yang dilaksanakan di Kota Depok yang diselenggarakan pada pertengahan Desember 2025, masyarakat di Kota Depok berharap ada penambahan Sekolah Negeri baik SMA atau SMK.

Hal ini, diungkapkan Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi, Hasbullah Rahmad, dalam Kepada media baru-baru ini.

Hasbullah, dalam keterangannya mengatakan fasilitasi sekolah Negeri baik SMA maupun SMK di setiap Kecamatan dalam rangka mewujudkan pemeran pendidikan serta memberikan pelayanan dan Kemudahan bagi masyarakat untuk menyekolahkan para lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK itu merupakan kewajiban mutlak yang harus direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Jabar.

" dengan adanya sebaran sekolah negeri SMA maupun SMK keberlanjutan lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan SMA/SMK dapat terealisasi karena salah satu syarat untuk proses SPMB yaitu syarat zona  itu berkenaan dengan adanya syarat jarak domisili dengan sekolah negeri " jelas Hasbullah.

Hasbullah, dalam keterangannya mengatakan syarat dalam SPMB tentang zona jika di Kecamatan itu tidak ada sekolah negeri SMA/SMK , berpotensi beberapa lulusan SMP tak bisa masuk ke sekolah negeri.

" dengan demikian untuk mengatasi persoalan itu secara bertahap dapat segera menuntaskan kewajibannya untuk membangun sekolah negeri baru SMA/SMK di Kecamatan yang belum ada sekolah negeri SMA/swasta " kata Hasbullah.

Hasbullah, dalam keterangannya mengatakan berdasarkan jaring aspirasi pada kegiatan pengawasan Pemerintahan untuk di Kota Depok, Kecamatan yang membutuhkan penambahan sekolah Negeri SMA/SMK diantaranya Cimanggis dan Pancoran.

* semoga saja dengan penambahan sekolah negeri baru SMA/SMK dapat meningkatkan akses dan mutu pendidikan dengan target wajib belajar 12 tahun dapat terwujud" kata Hasbullah.(Adv)