14 Sep, 2026

Pendinginan Terus Dilakukan, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Penanganan Karhutla di Dua Wilayah

Indofakta.com, 2026-09-13 13:10:14 WIB

Bagikan:

BENGKALIS -- Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama unsur terkait terus melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (13/9/2026).

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Simalungun Gelar GPM Serentak di Empat Kecamatan


Sekitar 12 hektare lahan menjadi sasaran penanganan melalui pemadaman dan pendinginan di dua wilayah tersebut.

Baca juga: Bupati Samosir Wujudkan Pembangunan Jaringan Listrik Desa Hasinggaan Ditargetkan Rampung Sebelum Natal

Di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, tim gabungan masih menyisir titik-titik asap pada lahan seluas sekitar tujuh hektare. Dari luasan tersebut, sekitar lima hektare telah berhasil ditangani, sedangkan dua hektare lainnya masih menjadi fokus pendinginan.

Kondisi lahan gambut, terbatasnya sumber air, cuaca panas serta tiupan angin menjadi tantangan dalam proses penanganan. Untuk menjangkau lokasi, petugas membuka jalur darurat dengan melakukan penebasan, menyekat area yang masih berasap serta melakukan pemadaman apabila titik api kembali muncul.

Baca juga: Bupati Samosir Sampaikan Nota Pengantar P-KUA dan P-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Bertambah Rp. 71 Miliar Lebih

Sementara itu, penanganan juga berlangsung di Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kebakaran yang muncul dari kawasan semak belukar berdampak pada lahan sekitar lima hektare. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan karena sejumlah titik masih mengeluarkan asap.

Baca juga: Polten Simbolon Sentil Keras Pemkab Samosir: Jangan Biarkan Aturan Jadi Pajangan

Keterbatasan sumber air di lokasi disiasati dengan pembuatan embung. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat agar proses pemadaman dan pendinginan berjalan efektif.

“Fokus kami memastikan titik asap benar-benar tertangani dan mencegah api kembali muncul maupun meluas. Kondisi gambut kering dan keterbatasan air menjadi tantangan, namun penanganan di lapangan terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait,” ujar personel Kodim 0303/Bengkalis di lokasi.

Penanganan akan terus dilanjutkan melalui penyisiran dan pendinginan hingga area terdampak dipastikan aman serta tidak lagi berpotensi memunculkan titik api baru.(dar)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online