PEMATANGSIANTAR - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP memberikan secara simbolis pohon cabai layak konsumsi kepada 53 kelurahan se Kota Pematangsiantar. Pohon-pohon cabai itu diberikan di halaman Kantor Camar Siantar Martoba, Jalan Pdt J Wismar Saragih, Selasa (18/08/2026).
Baca juga: Wakil Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Pangdam I/Bukit Barisan: Pererat Hubungan Pemerintah dan TNIKegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan program kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian guna mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi-misi Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi.
Baca juga: TNI AD Bersama US Army Renovasi SDN 04 Peracak, Wujud Nyata Kerja Sama dan Kepedulian Terhadap Dunia PendidikanPohon cabai layak konsumsi secara simbolis diberikan Wali Kota Wesly Silalahi diwakili Subrata Nata Lumbantobing kepada para lurah.
Baca juga: Jembatan Humogo Dibangun, Perkuat Akses Nias Barat dan Kabupaten NiasDalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Subrata, Wesly mengatakan pembagian pohon cabai layak konsumsi kepada 53 kelurahan (8 kecamatan) se-Kota Pematangsiantar merupakan program strategis menunjang pengendalian inflasi di Kota Pematangsiantar.“Dalam konteks luas ketahanan pangan, cabai dihitung sebagai bahan pangan penting. Meskipun dikelompokkan dalam tanaman pertanian hortikultura, cabai merupakan salah satu tanaman hortikultura strategis karena pendukung gizi dan pelengkap makanan,” katanya.
Baca juga: Bersama FKUB, Wali Kota Wesly Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan Sebagai pelengkap makanan, lanjutnya, cabai dijadikan bumbu masakan untuk menjadi penguat rasa pedas alami. Sedangkan dari pendukung gizi, cabai memiliki kandungan vitamin C untuk menjaga tubuh dari penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh, mengandung senyawa kapsaisin untuk membantu meredakan nyeri otot atau sendi, serta manfaat lainnya.“Sebagai salah satu komoditi hortikultura yang banyak dibutuhkan untuk dikonsumsi, maka cabai merupakan komoditas strategis dan pengaruhnya yang besar terhadap inflasi daerah. Karena kebutuhan konsumsinya yang tinggi dan pengaruhnya yang besar terhadap inflasi daerah, maka Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar membagikan pohon cabai layak konsumsi kepada 53 kelurahan,” jelasnya.Dengan adanya pembagian pohon cabai layak konsumsi tersebut, lanjutnya, diharapkan warga bisa memiliki pohon cabai yang buahnya atau hasilnya nanti bisa dinikmati atau dikonsumsi sendiri.“Cabai merupakan komoditas pangan yang penting. Oleh karena itu dalam pemenuhan kebutuhan konsumsinya, kami menyarankan agar tetap melanjutkan penanaman tanaman cabai dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Dengan menanam cabai di pekarangan rumah, dapat memenuhi kebutuhan bumbu dapur harian atau menjaga ketersediaan bahan pangan keluarga secara mandiri, menghemat pengeluaran rumah tangga membeli cabai saat harga pasar naik, serta mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil penjualan karena cabai memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” tukasnya.Ia berharap dengan adanya kegiatan pembagian pohon cabai layak konsumsi pada tahun 2026, maka akan bisa mewujudkan ketahanan pangan warga kelurahan secara khusus dan secara umum membangun warga Kota Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.Tampak hadir, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar, para camat, serta para lurah. (Harianto Girsang)
Bagikan: