4 Jul, 2026

Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor

Indofakta.com, 2026-07-03 17:39:55 WIB

Bagikan:

SIMALUNGUN - Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna menindaklanjuti hasil pemantauan dan penilaian pelaksanaan Program PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) yang dilakukan oleh Tim PKK Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2026.

Baca juga: Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Simalungun: Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah

Rapat berlangsung khidmat dan penuh keseriusan dipimpin oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis PPPA) Kabupaten Simalungun, Sri Wahyuni di Aula Kantor Pangulu Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, pada Jumat (3/7/2026).

Baca juga: KPU Kabupaten Karangasem Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026

Rapat ini diselenggarakan dengan tujuan utama memperkuat serta mengoptimalkan pelaksanaan program PAAREDI di Nagori Dolok Maraja, yang telah ditetapkan sebagai Nagori Percontohan PKK mewakili Kabupaten Simalungun dalam penilaian tingkat provinsi.

Baca juga: Wali Kota Wesly dan Ny Liswati Hadiri Gala Dinner Rangkaian Rakernas APEKSI, Saling Tukar Cenderamata dengan Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Medan

Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyusun rencana kerja yang lebih matang, agar setiap indikator penilaian dapat dicapai secara maksimal melalui pendampingan yang terarah dan terpadu.

Turut hadir dan berpartisipasi aktif pengurus TP PKK Kabupaten, perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Tapian Dolok beserta unsur Forkopimca, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun, serta jajaran pengurus PKK di tingkat kecamatan dan nagori.

Baca juga: Wali Kota Wesly Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pemerintah Kota Hadapi Tantangan Pembangunan Perkotaan

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagori (DPMN) Kabupaten Simalungun, Hilde Saragih, menjelaskan bahwa pendampingan terhadap nagori percontohan mencakup enam program prioritas yang saling berkaitan.

Program tersebut meliputi KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis), KRISAN (Keluarga Indonesia Sadar Narkoba), KISAK (Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan), KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual), KIAT (Keluarga Indonesia Anti-Trafficking), serta PKBN (Pembinaan Kesadaran Bela Negara).

Menurutnya, seluruh program ini harus dijalankan secara bersama-sama agar memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus meningkatkan kualitas Nagori Dolok Maraja sebagai nagori teladan.

Sri Wahyuni menambahkan bahwa hasil pemantauan yang telah dilakukan menjadi dasar evaluasi bersama. “Masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Untuk itu, kami membagi peserta ke dalam kelompok kerja yang akan didampingi langsung oleh OPD sesuai bidang tugasnya, sehingga setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara lebih efektif dan terukur,” ungkapnya.

Melalui rapat ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TP PKK Kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, serta seluruh instansi pembina. Kerja sama ini menjadi kunci utama dalam menyukseskan Program PAAREDI sekaligus mempersiapkan Nagori Dolok Maraja menghadapi tahapan penilaian berikutnya agar dapat memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Simalungun.(Harianto Girsang)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online