19 May, 2026

Kajari Soppeng Gagas GPM Gaspol, Lapangan Tenis Disulap Jadi Pusat Pelayanan Rakyat

Indofakta.com, 2026-05-19 12:36:19 WIB

Bagikan:

SOPPENG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng di bawah kepemimpinan Sulta D. Sitohang, S.H., M.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Baca juga: MPSI: Advokasi Tak Cukup Viral di Media Sosial, Harus Diperkuat Data dan Riset

Melalui program GPM (Gerakan Pasar Murah) Gaspol (Giat Adhyaksa Stabilkan Pangan Lokal), Lapangan Tenis Kejari Soppeng disulap menjadi pusat pelayanan publik terpadu dengan menghadirkan Pasar Pangan Murah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) secara cuma-cuma.

Baca juga: Kampung Jalan Denai, Gang Jati Disulap Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sergap 3 Pria Sebagai Pelaku Narkotika dan Menyita 4 Paket Sabu Siap Edar


Program sosial yang sarat manfaat tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menikmati layanan kesehatan dan administrasi kependudukan dalam satu lokasi.

Baca juga: Kampung Jalan Denai, Gang Jati Disulap Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sergap 3 Pria Sebagai Pelaku Narkotika dan Menyita 4 Paket Sabu Siap Edar


Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Sulta D. Sitohang, mengatakan bahwa kegiatan GPM Gaspol merupakan bentuk kepedulian Kejari Soppeng dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan lokal di tengah dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.


“Melalui GPM Gaspol ini, kami ingin Kejaksaan hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan kebutuhan warga, menjaga stabilitas pangan lokal, serta mempererat kedekatan Kejaksaan dengan masyarakat,” ujar Sulta D. Sitohang dalam keteranganny, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Soal Pemberitaan Penganiayaan Berujung Maut di Desa Saragih, Irwan Sitanggang SH : Jangan Menggiring Opini yang Tidak Sesuai Fakta


Ia menegaskan, Kejari Soppeng akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan memberi dampak positif bagi kehidupan warga.
Langkah progresif Kajari Soppeng itu pun menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Direktur Investigasi LSM LPKN, Muh. Fajri, menilai Sulta D. Sitohang berhasil menghadirkan wajah Kejaksaan yang humanis, responsif, dan benar-benar memahami kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.


“Terobosan dari Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Bapak Sulta D. Sitohang, S.H., M.H., beserta jajarannya ini sangat luar biasa. Ini adalah bukti nyata kepemimpinan yang humanis, peduli, dan berpihak kepada rakyat kecil,” ujar Muh. Fajri.


Menurutnya, konsep pelayanan multisektor yang dihadirkan Kejari Soppeng merupakan langkah cerdas karena mampu menjawab beberapa kebutuhan masyarakat sekaligus dalam satu kegiatan.


Ia menilai kehadiran pasar pangan murah sangat membantu meringankan beban ekonomi warga di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat. Di sisi lain, layanan cek kesehatan gratis dan pembuatan KIA juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan serta pemenuhan hak administrasi anak.


“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Masyarakat merasakan manfaatnya,” tambahnya.


LSM LPKN berharap program yang digagas Kajari Soppeng tersebut dapat menjadi role model bagi instansi lain di Kabupaten Soppeng dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.


Di bawah komando Sulta D. Sitohang, Kejari Soppeng dinilai tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun kedekatan sosial dengan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kepentingan rakyat secara langsung.(Muzer)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online