Samosir -- Upaya pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba kembali digelorakan melalui aksi penebaran 1.000 bibit ikan dan penanaman 1.000 pohon di kawasan Waterfront City Pangururan dan Pusuk Buhit, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Peringati Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar, Wesly Sampaikan Siantar Rumah KitaKegiatan yang berlangsung di Pesanggrahan, depan Rumah Dinas Bupati ini dihadiri Vandiko Timotius Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, Kapolres Samosir Rina Tarigan, serta jajaran pemerintah, tokoh agama, dan mahasiswa.
Baca juga: Wali Kota Wesly Bersama Forkopimda Ziarah ke Jorat Raja Siantar Di balik kegiatan ini, sosok Effendy Naibaho menjadi motor penggerak yang kuat. Di hari tuanya, sebagai wartawan yang telah lama melalang buana, Effendy memilih kembali ke kampung halaman dengan satu tujuan: menjaga dan melestarikan alam.
Baca juga: Wali Kota Wesly Bersama Ribuan Masyarakat Saksikan Puncak Konser Hari Jadi ke-155 Kota PematangsiantarBaginya, menjaga lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.“Kita tidak bisa menunggu. Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? Menjaga alam itu wajib,” ungkapnya, menegaskan semangat “Suan Unang Taba” yang diusung dalam gerakan ini.
Baca juga: Wali Kota Wesly dan Ny Liswati Ikuti Perayaan Paskah Keluarga Besar Silalahi Raja, Boru, Bere, Ibebere Kota PematangsiantarEffendy menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal gerakan penanaman 10 juta pohon, yang diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.Sementara itu, Bupati Vandiko mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi dalam menjaga ekosistem Danau Toba. Ia menekankan bahwa kelestarian alam akan berdampak langsung pada sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan.Selain penanaman pohon, Vandiko juga mengingatkan pentingnya penggunaan bibit ikan endemik agar tidak merusak keseimbangan ekosistem danau.
Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari berbagai pihak.Praeses Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi, menyampaikan rencana penanaman pohon lanjutan pada 18 April mendatang di kawasan Pusuk Buhit.Kapolres Samosir Rina Tarigan turut menegaskan komitmen dalam mendukung upaya konservasi.Gerakan ini menjadi pengingat bahwa menjaga Danau Toba adalah tanggung jawab bersama—dan bagi Effendy Naibaho, ini adalah panggilan hidup yang terus ia perjuangkan.(jst)
Bagikan: