Kabupaten Pangandaran --DPRD Jabar melalui Komisi V berharap SMAN 1 Sidamulih yang berlokasi di Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Sidamulih, khususnya bisa mengakomodasi lulusan dari 11 sekolah penyangga di sekitarnya.
Baca juga: Berkat Investasi Masuk Karawang, Lapangan Kerja Kian TerbukaHal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah usai meninjau langsung progres pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 1 Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Rabu (14/1/2026).
Baca juga: Kondisi Lulusan SMK Jadi Perhatian Legislatif JabarSMAN 1 Sidamulih kata Siti Muntamah, dibangun di atas lahan dengan luas 3 hektare. Kehadiran sekolah ini diproyeksikan menjadi solusi bagi lulusan SMP di wilayah tersebut yang selama ini terkendala jarak.Meski lahan sudah tersedia, Komisi V DPRD Jawa Barat masih menemukan sejumlah kendala operasional yang mendesak segera ditindaklanjuti diantaranya; infrastruktur jalan menuju sekolah yang masih sempit.
Baca juga: Sekolah Rakyat Di Kabupaten Bandung Diharapkan Segera Direalisasikan“Ada beberapa catatan penting yang kami temukan, seperti akses jalan menuju sekolah harus diperlebar dan diperbaiki agar layak bagi siswa,” kata Siti.
Baca juga: Wagub Jabar Apresiasi FK PKBM yang Hadirkan Pendidikan NonformalSelanjutnya kata Siti , hingga saat ini belum ada tenaga pengajar, kepala sekolah, serta ketiadaan tenaga penggerak sekolah maupun sarana prasarana pendukung lainnya. Bahkan, anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pun belum tersedia karena ini sekolah baru.Menyikapi temuan tersebut, Komisi V DPRD Jawa Barat mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memberikan dukungan anggaran khusus agar SMAN 1 Sidamulih bisa beroperasi secara optimal pada tahun ajaran 2026.“Kami meminta dorongan khusus dari Pemerintah Provinsi, terutama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk segera memberikan support anggaran. Penempatan kepala sekolah dan guru harus segera dilakukan agar saat penerimaan siswa baru nanti, aktivitas belajar mengajar sudah bisa berjalan langsung,” ujar Siti.
Komisi V DPRD Jawa Barat berkomitmen akan terus mengawal pembangunan USB ini agar menjadi fasilitas pendidikan yang berkualitas bagi warga Pangandaran, sekaligus meningkatkan angka partisipasi sekolah di Jawa Barat.(Adv)
Bagikan: