Adikarya Parlemen
Baca juga: Legislatif Jabar Apresiasi Berfungsi Kembali Jembatan Hijau CijerukBandung -- Bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Jabar, salah satunya di wilayah Bandung Raya itu tak hanya disebabkan oleh bencana alam akibat curah hujan yang tinggi
Baca juga: Aspirasi Penataan Jembatan Harus DitindaklanjutiBencana tersebut juga dikarenakan karena kerusakan alam yang diakibatkan oleh berkurangnya kawasan hijau, mulai dari kawasan hutan maupun perkebunan.
Baca juga: Antisipasi Bencana Tata Ruang Perlu DievaluasiUpaya mencegah hal itu, telah ada langkah serius oleh Pemerintah Provinsi Jabar yaitu dengan diterbitkan surat edaran berupa larangan penebangan pohon.
Baca juga: Potensi Pariwisata Di Kabupaten Garut Harus Terus Dijaga" diterbitkan ketentuan tersebut khususnya bagi sektor perkebunan memberikan manfaat yang luas tak hanya perbaikan lingkungan hidup namun juga memberikan manfaat dari sisi ekonomi" ungkap Anggota Komisi II DPRD Jabar, Dede Kusdinar dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.Dede, dalam keterangannya mengatakan usaha di sektor perkebunan dengan dipeliharanya tanaman tahunan seperti kopi dan teh, menjadi penyelamat bagi lingkungan hidup karena keberadaan tanaman tahunan ini menjadi pencegah erosi.Sementara itu, dirawatnya tanaman tahunan itu, secara nyata memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi di daerah.Masyarakat sekitar kebun tentunya bisa bertahan mempunyai penghasilan dengan mengelola komoditas perkebunan.Dede, yang juga Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Garut, dalam keterangannya mengatakan berkat pengembangan usaha perkebunan, daerah di Jabar salah satunya Kabu Garut menjadi daerah unggulan di Indonesia yaitu daerah penghasil kopi terbaik jenis arabica." dengan demikian larangan tebang pohon bagi sektor perkebunan menjadi momentum untuk meningkatkan pengelolaan usaha di sektor perkebunan " kata Dede.Dede, dalam keterangannya mengatakan beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam penataan usaha perkebunan, yang tentunya harus menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan program diantaranya peningkatan kualitas benih.Benih yang berkualitas mulai teh maupun kopi serta komoditas lainnya akan mampu meningkatkan produksi tanaman perkebunan.Benih unggul serta ditunjang oleh SDM yang kompeten dalam mengelola usaha perkebunan menjadi solusi untuk menjadikan sektor perkebunan unggul." dalam rangka menyelamatkan perkebunan dari alih fungsi lahan perlu dievaluasi pemanfaatan tata ruang yang digunakan khusus untuk pengembangan sektor perkebunan " ujar Dede.(Adv)
Bagikan: