27 Jun, 2026

PLN Pangururan Dinilai Lambat Respon Keluhan Warga yang 'Berpotensi Bahaya'

Indofakta.com, 2025-05-16 10:23:19 WIB

Bagikan:

Samosir -- Pihak PLN unit Pangururan dinilai "lambat" menangani keluhan warga soal pemindahan kable yang dianggap berpotensi berbahaya.

Baca juga: Wali Kota Wesly Hadiri dan Apresiasi Konser Bertabur Bintang DPD PASU Kota Pematangsiantar

"Kita sudah sampaikan laporan ke PLN, tapi hingga saat ini belum ada penanganan," ujar G.Simbolon (38) warga Huta Godang, Desa Pardomuan l, Kecamatan Pangururan, Samosir kepada awak media, pada Jumat, 16 Mei 2025.

Baca juga: Pemko Pematangsiantar Gelar Pertemuan dengan Pedagang Pasar Dwikora, Langkah Cepat Pasca Bencana

G.Simbolon sedang mendirikan bangunan ditanahnya, namun bentangan kable yang melintas bangunan terlalu dekat dengan bangunan, sehingga dianggap berpotensi korslet.

Ia mengaku sudah mendatangi kantor PLN ULP Pangururan di Jalan Kejaksaan, menyampaikan keluhan secara lisan, pada tanggal 20 February dan pihak PLN berjanji akan segera menanganinya.

Baca juga: Wali Kota Wesly Pukul Gonrang Tanda Dibukanya FASI XIII Tingkat Provinsi Sumut

"Sudah dua bulan sejak saya menyampaikan pengaduan saya, tapi sampai sekarang belum ditangani. Padahal bangunan sudah hampir selesai," ungkap G.Simbolon dengan nada kesal. "Apakah hanya masalah seperti ini begitu lama penangananya?."

Baca juga: Pewarta Polrestabes Medan Jalin Silaturahmi dengan Pengusaha di Kisaran

Bahkan ketika G.Simbolon mengatakan akan memposting keluhanya di medsos, pihak PLN tetap saja tidak melakukan penanganan.

"Intinya saya sudah info kan ke PLN. Apabila terjadi korslet dan makan korban itu tanggungjawab PLN," tegasnya.

Kepala ULP (unit layanan pelanggan) PLN Pangururan, Alfreddy Sinaga ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, dan melalui pesan WhatsApnya, belum memberikan jawaban, hingga berita ini dikirim ke redaksi.
(Jst)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online