Berapa Lamakah Burung Bisa Terbang Tanpa Mengepakkan Sayapnya?

Berapa Lamakah Burung Bisa Terbang Tanpa Mengepakkan Sayapnya?

Beberapa dari banyaknya jenis burung sepertinya menemukan cara lain untuk melakukan pergerakan saat terbang. Pada satu titik tertentu, mereka memang harus mengepakkan sayapnya, tetapi burung mana yang bisa terbang paling lama tanpa mengepakkan sayapnya?

Untuk mengetahuinya, kita pergi ke Andes, rumah bagi burung condor Andes. Jenis burung ini memiliki berat hingga 15 kilogram (33 pon), ini adalah jenis burung yang paling berat di dunia.

Mungkin jika dilihat dari segi fisiknya mahluk seberat itu tidak akan bisa melayang, burung kondor Andes juga memiliki lebar sayap yang mengesankan hingga 3,2 meter (10,5 kaki). Berat badan mereka juga merupakan bagian dari alasan mereka melayang mengepakkan sayap terlalu banyak akan menghabiskan banyak energi untuk burung sebesar itu, sehingga mereka memanfaatkan arus udara panas untuk tetap berada di udara.

Maka, rasanya tepat jika para peneliti menemukan bahwa burung condor Andes menghabiskan paling sedikit waktu untuk mengepakkan sayapnya saat terbang dibandingkan dengan burung-burung lain yang terbang tinggi.

Sebuah tim dari Universitas Swansea dan Universitas Nasional Comahue melacak delapan ekor burung kondor Andes selama lima tahun, membuat tanda pada beberapa burng tersebut  dengan memsangkan perangkat GPS dan unit perekam yang dapat mencatat gerakan dan kepakan sayap mereka.

Dari data ini, mereka menemukan bahwa burung kondor mengepakkan sayapnya hanya 1 persen dari lama waktu terbang mereka. Itu berarti mereka sudah merebut gelar juara dari burung albatros yang senang mengembara, yang bisa menghabiskan hingga 14,5 persen dari lama waktu terbang mereka untuk mengepakkan sayap, menurut sebuah penelitian.

Sama halnya dengan burung albatros, sebagian besar lama waktu yang dihabiskan burung kondor dalam penelitian ini untuk mengepakkan sayap adalah saat hendak lepas landas, bahkan lebih dari 75 persen. Selebihnya, mereka berhasil menghindari mengepakkan sayap yaitu dengan memanfaatkan angin dan arus udara, sampai-sampai seekor burung berhasil terbang selama lima jam tanpa mengepakkan sayapnya, menempuh jarak 172 kilometer (kurang dari 107 mil).

Cuaca tampaknya tidak terlalu berpengaruh saat burung kondor harus mengepakkan sayapnya atau tidak. "Hal ini menunjukkan bahwa pilihan kapan dan dimana harus mendarat sangat penting, karena tidak hanya burung kondor harus bisa lepas landas lagi, tetapi pendaratan yang tidak perlu akan menambah beban untuk energi dan tenaga saat mereka terbang" jelas penulis studi Dr Hannah Williams.

Untungnya bagi burung yang lebih muda, kemampuan mengambil keputusan mengepakkan sayap atau tidak tampaknya bukan sesuatu yang dilakuakn seiring bertambahnya usia , sebab semua burung kondor dalam penelitian ini belum dewasa. "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa burung yang belum berpengalaman sekalipun dapat menempuh jarak yang sangat jauh di udara tanpa mengepakkan sayap," tulis para peneliti.(Why/ifl)



Sumber Berita: https://www.iflscience.com/whats-the-longest-a-bird-can-fly-without-flapping-its-wings-73664