8 Nov, 2026

Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pemkab Samosir Perkuat Aktivasi Creative Hub sebagai Ruang Kreativitas

Indofakta.com, 2026-11-08 12:04:57 WIB

Bagikan:

SAMOSIR - Keberadaan Creative Hub di Kabupaten Samosir didorong untuk kembali aktif dan menjadi ruang produktif bagi pengembangan ide, kreativitas, serta inovasi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif. Upaya tersebut dibahas Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Tim Monitoring dan Evaluasi Kementerian Ekonomi Kreatif melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Creative Hub Samosir, Desa Situngkir, Rabu (04/11/2026).

Baca juga: Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

Ketua Tim Monitoring Kementerian Ekonomi Kreatif, Eko Kurniawan, menegaskan bahwa optimalisasi Creative Hub tidak cukup hanya dengan menyediakan bangunan dan fasilitas pendukung. Lebih dari itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan, sumber daya manusia yang aktif, serta program kegiatan yang mampu menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif.

Baca juga: Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Penyuluhan Pencegahan Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat Baturaja Timur

Menurutnya, Creative Hub harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai ruang berkumpul komunitas dan insan kreatif untuk bertukar gagasan, berkolaborasi, melahirkan inovasi, hingga mengembangkan potensi daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Baca juga: Wabup Ariston Perkuat HKTI di 9 Kecamatan, Sabam Rajagukguk Dukung Perjuangan Kesejahteraan Petani

Ia menyebutkan, Kabupaten Samosir memiliki modal yang cukup besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Berbagai pelatihan dan pendampingan yang sebelumnya telah dilaksanakan Kementerian Ekonomi Kreatif menjadi aset penting dalam membangun ekosistem kreatif, termasuk pengembangan desa kreatif dan subsektor ekonomi kreatif.

Namun, potensi tersebut perlu diikuti dengan penguatan komunitas dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, diperlukan penyelarasan program serta kolaborasi lintas perangkat daerah agar setiap potensi dapat dikembangkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Keterbatasan anggaran juga diharapkan tidak menjadi penghambat untuk menghadirkan kegiatan kreatif secara berkelanjutan. Eko juga mendorong agar fasilitas yang tersedia di Creative Hub dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Baca juga: Belum Kantongi PBG, Pemkab Samosir Hentikan Sementara Operasional Empat Bangunan Usaha

Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan dukungannya terhadap optimalisasi Creative Hub. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah seperti Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, Dinas Perindag, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hadir memberikan gagasan dan masukan dalam FGD tersebut.

Saat ini, Creatif Hub Samosir dilengkapi dengan mesin roasting kopi yang dapat menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan produk kopi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM bidang pengolahan kopi. Melalui fasilitas tersebut, diharapkan lahir inovasi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Namun demikian, Pemkab. Samosir berharap pengembangan Creative Hub tidak hanya berfokus pada satu sektor, tetapi mampu mengakomodasi berbagai potensi kreativitas masyarakat. Sebagai langkah untuk menarik minat generasi muda agar memanfaatkan Creative Hub, Pemkab Samosir juga akan mendorong berbagai program lintas sektor, mulai dari fasilitasi pengurusan perizinan, kegiatan olahraga seperti voli pantai, pengembangan UMKM, pertunjukan seni budaya hingga kegiatan kreatif lainnya.

Melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha, Creative Hub diharapkan tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, tetapi benar-benar tumbuh sebagai pusat aktivitas dan inovasi yang mampu melahirkan pelaku ekonomi kreatif unggulan, membuka peluang usaha, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan perekonomian daerah.(Harianto Girsang)

 

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online